Fungsi Ginjal

Fungsi Ginjal

 

 

Fungsi Ginjal  – Ginjal adalah sepasang organ tubuh berbentuk seperti kacang, kurang lebih sebesar kepalan tangan. Terletak di dekat punggung bagian bawah di tengah-tengah.

Ginjal adalah pengumpul ‘sampah’ yang unggul. Setiap harinya, Ginjal anda memproses sekitar 189 Liter darah untuk diproses dan dipilah menjadi sekitar 1.89 liter zat zat sisa dan air. Zat sisa dan air ini kemudian menjadi air seni.

Zat sisa dalam darah terbentuk dari hasil metabolisme makanan yang kita makan.

Tubuh menggunakan makanan tersebut untuk energi dan penyembuhan diri. Setelah tubuh mengambil apa yang diperlukan dari makanan, zat sisa ini kemudian dikirim ke darah. Jika ginjal tidak membuang zat sisa ini, zat sisa ini akan kemudian menumpuk dari darah dan merusak tubuh.

Fungsi Ginjal Manusia

Fungsi Ginjal

Sistem filter ini terjadi dalam satuan kecil dalam ginjal bernama Nephrons. Setiap ginjal memiliki sekitar jutaan Nephrons. Dalam nephrons ini, saluran darah kecil bernama Kapilari (capillaries) bersinggungan dengan kantung kecil penampung air seni bernama tubules. Satu sistem pertukaran yang rumit kemudian terjadi dan kemudian zat sisa dan air meninggalkan darah dan masuk ke dalam sistem urin.

Secara umum, fungsi ginjal  mempunyai 6 bagian yang berbeda. Ginjal merupakan alat penyaring darah yang berbentuk seperti kacang serta terdiri dari dua bagian. Panjang ginjal secara umum antara 10 hingga 15 cm dengan berat yang lebih kurang adalah 200 gram. Berikut ini beragam fungsi ginjal yang telah kami bagi ke dalam enam bagian, yaitu :

1. Menyaring atau membersihkan darah

Nefron merupakan bagian di dalam ginjal yang menjalankan fungsi ginjal ini. Tanpa ginjal, maka seseorang bisa mati akibat tubuh yang diracuni oleh kotoran.

2. Mengatur volume darah

Darah yang ada di dalam tubuh merupakan pengatur cairan, sehingga volumenya harus tetap dipertahankan untuk terus stabil. Tanpa control dari fungsi ginjal, maka kemungkinan buruk bisa saja terjadi dimana tubuh menjadi kering atau bahkan kebanjiran akibat cairan yang begitu besar volumenya.

3. Mendaur ulang air, mineral, glukosa, serta gizi

Ginjal merupakan organ yang juga berfungsi mempertahankan zat-zat penting dari aliran darah yang masuk ke dalam nefron. Kemudian, fungsi ginjal mengembalikan zat-zat penting tersebut ke peredaran darah.

4. Mengatur keseimbangan kimia di dalam darah

Dalam konteks ini, anda bisa melihat fungsi ginjal sebagai pengatur zat kimia yaitu pada pengaturan kadar garam. Seperti yang kita ketahui bahwa garam merupakan zat yang mengikat air sehingga ketika kadarnya berlebih dapat menyebabkan penumpukan cairan. Akibatnya, tangan, kaki, serta wajah seseorang bisa membengkak. Selain itu, tugas jantung juga semakin berat karena terdapat penumpukan cairan. Karena alasan itu, maka ginjal mengeluarkan garam di dalam tubuh serta menyeimbangkan cairan kembali.

5. Menjaga tingkat keasaman darah

Ginjal mempunyai peran untuk menjaga tingkat keasaman atau pH darah agar tidak terlalu asam serta tetap stabil.

6. Penghasil hormon

Hormon yang dihasilkan oleh ginjal adalah hormon eritroprotein yang berfungsi untuk merangsang peningkatan laju pembentukan sel darah merah oleh sumsum tulang.

Itulah beragam fungsi ginjal yang harus anda ketahui. Ketika anda mempunyai beragam disfungsi pada ginjal, maka slutena bisa menjadi obat alami yang mampu memberikan kesembuhan.

Terimakasih telah membaca artikel mengenai fungsi ginjal pada manusia. Semoga artikel mengenai fungsi ginjal pada manusia diatas, dapat menambah informasi dan wawasan anda. Serta dapat bermanfaat untuk anda.

Fungsi Ginjal Manusia

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>