Anatomi Ginjal

Anatomi Ginjal

 

Anatomi GinjalAnatomi ginjal merupakan salah satu bidang ilmu yang harus anda mengerti. Ginjal, seperti yang kita ketahui merupakan sepasang organ yang ditemukan di sepanjang dinding otot posterior rongga perut. Ginjal kiri terletak sedikit lebih unggul dari ginjal kanan karena ukuran yang lebih besar dari hati di sisi kanan tubuh.

Berbeda dengan organ perut lainnya, ginjal terletak di belakang peritoneum yang melapisi rongga perut dan dengan demikian dianggap sebagai organ retroperitoneal. Tulang rusuk dan otot-otot punggung melindungi ginjal dari kerusakan eksternal. Jaringan adiposa dikenal sebagai lemak perirenal mengelilingi ginjal dan bertindak sebagai pelindung.

Anatomi Ginjal

Anatomi Ginjal

Ginjal adalah salah satu organ penting yang kadang kesehatannya disepelekan oleh sebagian besar masyarakat. Konsekuensi dari hal ini, pada masa mendatang kita akan dihadapkan oleh sebuah kondisi yang memungkinkan ginjal mengalami gangguan; akibat gaya hidup yang buruk.

Memahami akibat-akibat kesehatan sangat diperlukan saat ini agar kesehatan ginjal bisa dijaga. Menurut data statistika kesehatan WHO, terdapat 66.000 kasus transplantasi ginjal pada 2005 di seluruh dunia. Di tahun yang sama, 21.000 liver dan 6000 jantung ditransplantasi. Ini berarti transplanstasi ginjal sebesar tiga kali transplantasi liver.

Dalam kasus diet yang terlalu berat dan gaya hidup yang buruk, kesehatan ginjal sering kali terabaikan. Jika ini tidak segera dicari cara bagaimana menanganinya, dipastikan ginjal akan rusak dan mengganggu keseluruhan metabolisme tubuh.

Ginjal merupakan organ pada tubuh manusia yang menjalankan banyak fungsi untuk homeostasis, yang terutama adalah sebagai organ ekskresi dan pengatur kesetimbangan cairan dan asam basa dalam tubuh. Terdapat sepasang ginjal pada manusia, masing-masing di sisi kiri dan kanan (lateral) tulang vertebra dan terletak retroperitoneal (di belakang peritoneum).

Selain itu sepasang ginjal tersebut dilengkapi juga dengan sepasang ureter, sebuah vesika urinaria (buli-buli/kandung kemih) dan uretra yang membawa urine ke lingkungan luar tubuh.

Struktur Anatomi ginjal

Anatomi ginjal pertama yang akan dibahas adalah bagian luar ginjal tersebut. Pertama, warna ginjal adalah merah tua serta organ ini terdiri dari dua sisi utama yaitu sisi convex dan sisi concave. Masing-masing sisi ginjal disambungkan oleh membrane yang transparan serta disebut dengan renal capsule. Ini merupakan membrane yang membantu proteksi kedua ginjal tersebut dari infeksi serta trauma.

Secara umum, ginjal terbagi atas dua area besar, yaitu :

  • Area berwarna cerah di bagian luar, renal cortex
  • Area berwarna pekat di bagian dalam, renal medulla

Anatomi ginjal mempunyai struktur tersendiri mulai dari dasar hingga keluar. Struktur yang paling dasar dinamakan sebagai nephrons. Setiap ginjal tentu saja mempunyai struktur ini serta jumlahnya bahkan mencapai satu juta struktur.

Ini berfungsi untuk menyaring darah dan membuang limbah buangan. Pembuluh darah arteri menyalurkan darah ke ginjal setiap hari, 180 liter atau 50 galon. Ketika darah memasuki ginjal, maka ia akan disaring dan dikembalikan ke jantung melalui pembuluh darah vena.

Proses penyaringan dan pembuangan limbah dari cairan tubuh disebut ekskresi. Tubuh mempunyai empat sistem organ yang bertanggungjawab terhadap proses ekskresi ini. Sistem urinisasi adalah salah satu sistem Anatomi ginjal dalam ekskresi. Ia bertugas membuah limbah, racun, hormon, garam, besi hidrogen, dan air yang tidak diperlukan lagi di dalam tubuh.

Itulah struktur anatomi ginjal secara umum yang harus anda ketahui.

Terimakasih telah membaca artikel mengenai anatomi ginjal. Semoga artikel anatomi ginjal diatas dapat bermanfaat untuk anda..

Anatomi Ginjal, Bagaimana ?

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Fungsi Ginjal

Fungsi Ginjal

 

 

Fungsi Ginjal  – Ginjal adalah sepasang organ tubuh berbentuk seperti kacang, kurang lebih sebesar kepalan tangan. Terletak di dekat punggung bagian bawah di tengah-tengah.

Ginjal adalah pengumpul ‘sampah’ yang unggul. Setiap harinya, Ginjal anda memproses sekitar 189 Liter darah untuk diproses dan dipilah menjadi sekitar 1.89 liter zat zat sisa dan air. Zat sisa dan air ini kemudian menjadi air seni.

Zat sisa dalam darah terbentuk dari hasil metabolisme makanan yang kita makan.

Tubuh menggunakan makanan tersebut untuk energi dan penyembuhan diri. Setelah tubuh mengambil apa yang diperlukan dari makanan, zat sisa ini kemudian dikirim ke darah. Jika ginjal tidak membuang zat sisa ini, zat sisa ini akan kemudian menumpuk dari darah dan merusak tubuh.

Fungsi Ginjal Manusia

Fungsi Ginjal

Sistem filter ini terjadi dalam satuan kecil dalam ginjal bernama Nephrons. Setiap ginjal memiliki sekitar jutaan Nephrons. Dalam nephrons ini, saluran darah kecil bernama Kapilari (capillaries) bersinggungan dengan kantung kecil penampung air seni bernama tubules. Satu sistem pertukaran yang rumit kemudian terjadi dan kemudian zat sisa dan air meninggalkan darah dan masuk ke dalam sistem urin.

Secara umum, fungsi ginjal  mempunyai 6 bagian yang berbeda. Ginjal merupakan alat penyaring darah yang berbentuk seperti kacang serta terdiri dari dua bagian. Panjang ginjal secara umum antara 10 hingga 15 cm dengan berat yang lebih kurang adalah 200 gram. Berikut ini beragam fungsi ginjal yang telah kami bagi ke dalam enam bagian, yaitu :

1. Menyaring atau membersihkan darah

Nefron merupakan bagian di dalam ginjal yang menjalankan fungsi ginjal ini. Tanpa ginjal, maka seseorang bisa mati akibat tubuh yang diracuni oleh kotoran.

2. Mengatur volume darah

Darah yang ada di dalam tubuh merupakan pengatur cairan, sehingga volumenya harus tetap dipertahankan untuk terus stabil. Tanpa control dari fungsi ginjal, maka kemungkinan buruk bisa saja terjadi dimana tubuh menjadi kering atau bahkan kebanjiran akibat cairan yang begitu besar volumenya.

3. Mendaur ulang air, mineral, glukosa, serta gizi

Ginjal merupakan organ yang juga berfungsi mempertahankan zat-zat penting dari aliran darah yang masuk ke dalam nefron. Kemudian, fungsi ginjal mengembalikan zat-zat penting tersebut ke peredaran darah.

4. Mengatur keseimbangan kimia di dalam darah

Dalam konteks ini, anda bisa melihat fungsi ginjal sebagai pengatur zat kimia yaitu pada pengaturan kadar garam. Seperti yang kita ketahui bahwa garam merupakan zat yang mengikat air sehingga ketika kadarnya berlebih dapat menyebabkan penumpukan cairan. Akibatnya, tangan, kaki, serta wajah seseorang bisa membengkak. Selain itu, tugas jantung juga semakin berat karena terdapat penumpukan cairan. Karena alasan itu, maka ginjal mengeluarkan garam di dalam tubuh serta menyeimbangkan cairan kembali.

5. Menjaga tingkat keasaman darah

Ginjal mempunyai peran untuk menjaga tingkat keasaman atau pH darah agar tidak terlalu asam serta tetap stabil.

6. Penghasil hormon

Hormon yang dihasilkan oleh ginjal adalah hormon eritroprotein yang berfungsi untuk merangsang peningkatan laju pembentukan sel darah merah oleh sumsum tulang.

Itulah beragam fungsi ginjal yang harus anda ketahui. Ketika anda mempunyai beragam disfungsi pada ginjal, maka slutena bisa menjadi obat alami yang mampu memberikan kesembuhan.

Terimakasih telah membaca artikel mengenai fungsi ginjal pada manusia. Semoga artikel mengenai fungsi ginjal pada manusia diatas, dapat menambah informasi dan wawasan anda. Serta dapat bermanfaat untuk anda.

Fungsi Ginjal Manusia

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Mengobati Batu Ginjal, Caranya ?

Mengobati Batu Ginjal, Caranya ?

 

 

 

Mengobati Batu Ginjal – Batu ginjal merupakan penyakit yang timbul sebagai akibat adanya masa pada saluran ginjal yang terbentuk sebagai akibat dari  mineral  yang mengkristal dan menggumpal. Secara umum penyakit ini tidak mengakibatkan kerusakan permanen dan menimbulkan rasa nyeri yang sangat pada penderitanya.

Batu ginjal merupakan penyakit sering dialami oleh masyarakat indonesia. Pada umumnya penyakit ginjal disebabkan oleh rutinitas pekerjaan yang membuat pola makan menjadi tidak teratur, adanya faktor keturunan yang juga memiliki peranan penting, kurangnya konsumsi air putih, jarang buang air kecil atau sering ditahan, banyak mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung bahan kimia, bahan pengawet dan lingkungan suhu udara disekitar tempat tinggal dan tempat bekerja yang tidak mendukung aktivitas sehari-hari.

Dari beberapa penyebab diatas ada baiknya kita segera melakukan penvegahan. Karena pada dasarnya mencegah lebih baik dari mengobati batu ginjal. Namun apabila penyakit tersebut sudah terjadi, kita harus cepat mengobati batu ginjal tersebut sebelum menjadi semakin parah.

Sebelum kita mengetahui cara mengobati batu ginjal, ada baiknya kita ketahui beberapa gejala penyakit batu ginjal. Nah berikut ini adalah beberapa gejala umum dari penyakit batu ginjal yang patut kita  ketahui :

  • Nyeri yang parah pada sisi tubuh atau punggung, di bawah pinggul
  • Nyeri yang menyebar ke bagian bawah tubuh dan pangkal paha
  • Nyeri pada saat buang air kecil
  • Urin berwarna pink, merah atau coklat
  • Mual dan muntah
  • Sering buang air kecil
  • Demam dan menggigil saat infeksi terjadi
Mengobati Batu Ginjal, Caranya ?

Mengobati Batu Ginjal, Caranya ?

Mengobati batu ginjal tentu saja bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Dalam mengobati Batu Ginjal sendiri terdiri dari langkah -langkah untuk membantu mengontrol serta mengurangi komplikasi dan memperlambat perkembangan penyakit ginjal itu sendiri.

Perawatan atau pengobatan yang mungkin dapat anda lakukan untuk mengobati batu ginjal antara lain adalah sebagai berikut :

1. Obat tekanan darah tinggi

Orang dengan penyakit batu ginjal kronis dapat mengalami tekanan darah tinggi yang begitu buruk. Dokter mungkin akan merekomendasikan obat untuk menurunkan tekanan darah Anda yang biasanya merupakan angiotensin – converting enzyme (ACE) inhibitor atau angiotensin II receptor blocker dalam rangka mempertahankan fungsi ginjal anda. Obat tekanan darah tinggi pada awalnya dapat menurunkan fungsi ginjal dan mengubah kadar elektrolit, sehingga Anda mungkin akan melakukan tes darah dengan frekuensi yang sering untuk memantau kondisi Anda.

2. Obat untuk menurunkan kadar kolesterol.

Dokter mungkin akan merekomendasikan obat untuk mengobati batu ginjal anda, yang disebut statin untuk menurunkan kolesterol Anda. Orang dengan penyakit batu ginjal kronis sering mengalami tingkat kolesterol jahat yang begitu tinggi serta dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

3. Obat untuk meredakan anemia.

Dalam situasi tertentu, dokter akan menyarankan suplemen erythropoietin yang dapat menginduksi produksi lebih terhadap sel darah merah, yang juga dapat meredakan kelelahan dan kelemahan akibat anemia.

4. Obat untuk mengurangi pembengkakan.

Orang dengan penyakit batu ginjal kronis dapat mempertahankan cairan sehingga tubuhnya mengalami pembengkakan di bagian tangan, kaki, dan berbagai bagian tubuh lainnya. Obat yang disebut diuretik dapat membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh Anda.

5. Obat untuk melindungi tulang Anda.

Dokter mungkin akan memberi anda resep untuk mengobati batu ginjal  dengan suplemen kalsium dan vitamin D untuk mencegah  penyakit tulang lemah dan menurunkan risiko patah tulang. Anda juga dapat mengambil obat untuk menurunkan jumlah fosfat dalam darah Anda, yang dapat meningkatkan jumlah kalsium yang tersedia untuk tulang Anda.

Tentu saja, penyakit batu ginjal merupakan kondisi atau penyakit yang sudah seharunya untuk dihindari. Pencegahan – pencegahan termasuk gaya hidup sehat sangatlah diperlukan agar anda mampu menghindarkan diri sejak dini dari penyakit batu ginjal. Untuk mengobati batu ginjal serta mencegahnya, anda memerlukan slutena, sebuah nutrisi khusus yang serbaguna.

Terimakasih telah membaca artikel mengenai cara mengobati batu ginjal. Semoga artikel mengenai cara mengobati batu ginjal diatas dapat bermanfaat untuk anda … :)

 

Mengobati Batu Ginjal, Caranya ?

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Gagal Ginjal Akut dan Gejalanya

Gagal Ginjal Akut dan Gejalanya

Gagal Ginjal AkutGagal ginjal akut adalah hilangnya kemampuan ginjal untuk menyaring darah secara tiba-tiba. Ketika itu terjadi maka cairan, elektrolit dan kotoran akan bercampur di dalam darah.

Gagal ginjal akut dapat berkembang dengan cepat hanya dalam beberapa jam sampai beberapa hari. Orang dengan gagal ginjal akut dapat menjadi fatal serta membutuhkan perawatan medis intensif. Jika ginjal anda masih dalam kondisi yang baik, jaga baik-baik kesehatan ginjal anda.

Gejala Gagal Ginjal Akut

Gagal ginjal akut merupakan sebuah kondisi yang terus berkembang seiring dengan kerusakan ginjal yang perlahan – lahan. Sebelum terlambat, ada baiknya agar kita mengenal ciri-ciri dan gejala penyakit gagal ginjal akut agar kita bisa melakukan langkah pencegahan dan pengobatan dini. Berbagai macam gejala dari gagal ginjal akut adalah sebagai berikut :

  • Mual
  • Muntah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Kelelahan dan kelemahan
  • Masalah tidur
  • Perubahan dalam output urin
  • Penurunan ketajaman mental yang
  • Kram
  • Cegukan
  • Pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki
  • Gatal persisten
  • Nyeri dada, dan sesak napas
  • Tekanan darah tinggi ( hipertensi ) yang sulit dikontrol

Tanda dan gejala-gejala Gagal ginjal akut sering tidak spesifik, sehingga juga bisa disebabkan oleh penyakit lain. Selain itu, karena ginjal mudah beradaptasi dan mampu mengimbangi fungsi yang hilang, tanda dan gejala-gejala gagal ginjal akut mungkin tidak muncul sampai kerusakan ireversibel telah terjadi.

Ada pula orang yang menderita penyakit gagal ginjal akut tidak mengalami gejala atau tanda-tanda seperti di atas, untuk lebih akurat mendeteksi penyakit gagal ginjal akut tersebut, silahkan anda tes di laboraturium kesehatan untuk check up kondisi tubuh anda.

Penyebab Gagal ginjal akut

Gagal ginjal akut terjadi ketika suatu penyakit atau kondisi mengganggu fungsi ginjal, menyebabkan kerusakan ginjal memburuk selama beberapa bulan atau tahun. Penyakit dan kondisi yang sering menyebabkan gagal ginjal akut termasuk :

  • Tipe 1 atau diabetes tipe 2
  • Tekanan darah tinggi
  • Glomerulonefritis, suatu peradangan pada penyaringan ginjal (glomerulus)
  • Penyakit ginjal polikistik
  • Obstruksi berkepanjangan dari saluran kemih, seperti pembesaran prostat, batu ginjal dan beberapa jenis kanker
  • Vesicoureteral  refluks, suatu kondisi yang menyebabkan urin kembali ke ginjal dan sulit untuk dibuang
  • Infeksi ginjal berulang, juga disebut pielonefritis
Gagal Ginjal Akut dan Gejalanya

Gagal Ginjal Akut dan Gejalanya

Faktor risiko yang mungkin terjadi

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko Gagal ginjal akut termasuk:

  • Diabetes
  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit jantung
  • Merokok
  • Kegemukan
  • Kolesterol tinggi
  • Riwayat keluarga penyakit ginjal
  • Usia yang sudah sangat tua

Gagal ginjal akut dapat mempengaruhi hampir setiap bagian dari tubuh Anda. Komplikasi potensial dapat mencakup:

  • Retensi cairan, yang dapat menyebabkan pembengkakan di lengan dan kaki, tekanan darah tinggi, atau cairan di paru-paru (pulmonary edema)
  • Kenaikan kadar potasium yang mendadak dalam darah (hiperkalemia) serta bisa mengganggu kemampuan hati untuk berfungsi dan dapat mengancam nyawa
  • Penyakit jantung dan pembuluh darah (penyakit kardiovaskular)
  • Tulang lemah dan peningkatan risiko patah tulang
  • anemia
  • Penurunan gairah seks atau impotensi
  • Kerusakan pada sistem saraf pusat, yang dapat menyebabkan kesulitan berkonsentrasi, perubahan kepribadian atau kejang
  • Respon imun menurun yang membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi
  • Komplikasi kehamilan yang membawa risiko bagi ibu dan janin

Kerusakan permanen pada ginjal (penyakit Gagal ginjal akut stadium akhir), akhirnya membutuhkan dialysis atau transplantasi ginjal untuk bertahan hidup.

Terimakasih telah membaca artikel mengenai penyakit gagal ginjal akut. Semoga artikel diatas dapat bermanfaat untuk anda.

 

Gagal Ginjal Akut dan Gejalanya

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Batu Ginjal, Apakah itu?

Batu Ginjal, Apakah itu?

 

 

Batu GinjalBatu ginjal merupakan sebuah bahan mineral Kristal keras yang terbentuk di dalam ginjal atau saluran kemih.  Batu ginjal adalah sebuah penyebab umum dari darah yang ada di dalam urin ( hematuria ) dan nyeri yang parah di bagian perut, panggul, atau selangkangan.

Kondisi dimana anda memiliki batu ginjal disebut nefrolitiasis. Batu yang terletak di dalam saluran kemih disebut dengan urolitiasis, dan ureterolithiasis merupakan istilah yang digunakan untuk merujuk kepada batu terletak di ureter.

Penyakit batu ginjal merupakan salah satu penyakit paling sering ditemui dan dialami oleh banyak masyarakat indonesia yang umumnya dialami pria. Pada umumnya penyakit batu ginjal disebabkan oleh rutinitas pekerjaan yang membuat pola makan menjadi tidak teratur, adanya faktor keturunan yang juga memiliki peranan penting karena jika terdapat keluarga yang memiliki penyakit ginjal, resiko diturunkan penyakit ginjal pada anak 6 kali lebih besar, kurangnya konsumsi air putih, jarang buang air kecil atau sering ditahan, banyak mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung bahan kimia, bahan pengawet dan lingkungan suhu udara disekitar tempat tinggal dan tempat bekerja yang tidak mendukung aktivitas sehari-hari.

Batu Ginjal, Apakah itu?

Batu Ginjal, Apakah itu?

Penyakit batu ginjal memang banyak melanda orang Asia dan Afrika khusuusnya Indonesia yang diliputi berbagai macam kultur, suhu udara yang cenderung sering kali berubah tidak menentu, pola hidup dan gaya hidup yang terkadang salah, dsb. Penyakit ginjal memang lebih dominan menyerang kaum pria dibanding wanita, hal in terbukti dari survei yang diperkirakan bahwa pria yang berusia 70 tahun keatas memiliki resiko lebih besar terserang penyakit ginjal hingga 80 % dibanding wanita.

Batu ginjal terbentuk disebabkan oleh adanya peningkatan pada bakteri dan saluran kandung kemih yang terinfeksi bakteri pemecah urea dan urine yang kemudian membentuk batu pada kandung kemih. Jika tubuh kekurangan cairan atau kurang minum air putih, akan terjadi kepekatan urine yang semakin meningkat yang mempermudah pembentukan batu ginjal.

Batu ginjal memiliki komponen penyusun batu ginjal melalui proses pembentukan batu ginjal yang terdiri dari 80% batu kalsium, kalsium okalat dan kalsium fosfat.

Ada berbagai fakta mengenai batu ginjal yang harus anda ketahui. Berikut ini merupakan fakta campurannya.

  • Batu merupakan bahan mineral kristal keras terbentuk di dalam ginjal atau saluran kemih.
  • Nefrolitiasis adalah istilah medis untuk batu ginjal.
  • Gejala batu ginjal termasuk nyeri panggul ( yang bisa sangat parah ) dan darah dalam urin ( hematuria ).
  • Batu ginjal terdeteksi biasanya ketika terjadi penurunan volume urine atau keebihan zat pembentuk batu di dalam urine.
  • Dehidrasi adalah faktor risiko utama dalam pembentukan batu ginjal.
  • Orang – orang dengan kondisi medis tertentu seperti asam urat, serta orang – orang yang mengkonsumsi obat sebagai suplemen bisa beresiko terkena batu ginjal.
  • Faktor makanan dan keturunan juga berkaitan dengan pembentukan penyakit batu ginjal.

Perawatan penyakit ini termasuk obat kontrol rasa sakit ketika membuang urine. Kemudian, bahkan terdapat obat – obatan yang digunakan untuk memfasilitasi pembuangan urine. Ketika anda masih mempunyai batu yang berukuran sangat kecil, maka berbagai cara berikut ini sangatlah direkomendasikan.

  • Minum air. Minum sebanyak 2 sampai 3 liter ( 1,9 – 2,8 liter ) per hari dapat membantu melancarkan sistem kemih Anda.
  • Penghilang nyeri. Untuk meredakan nyeri ringan, dokter anda dapat merekomendasikan penghilang rasa sakit seperti ibuprofen, acetaminophen atau naproxen sodium.
  • Terapi medis. Dokter mungkin memberikan obat untuk membantu melewati batu. Jenis obat yang dikenal sebagai blocker alpha, mampu melemaskan otot – otot di saluran kencing, membantu Anda melewati batu ginjal lebih cepat, dan dengan lebih sedikit rasa sakit.

Untuk mengobati batu ginjal, anda juga disarankan mengkonsumsi slutena, sebuah obat penangkal batu ginjal yang begitu ampuh. Silakan dicoba.

Terimakasih telah membaca artikel mengenai penyakit batu ginjal. Semoga artikel mengenai penyakit batu ginjal diatas dapat menambah informasi dan pengetahuan anda. Dan dapat bermanfaat untuk anda …

Batu Ginjal, Apakah itu?

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Gejala Ginjal Berpenyakit

Gejala Ginjal Berpenyakit

 

 

 

Gejala Ginjal Berpenyakit – Penyakit ginjal dikenal sebagai ‘silent disease ‘ karena sering tak ada tanda-tanda peringatan. Jika tak terdeteksi, hal itu hanya akan memperburuk kondisinya dari waktu ke waktu. Bentuk yang lebih kronis penyakit ginjal ialah hilangnya secara progresif fungsi ginjal dalam tubuh selama periode bulan atau tahun. Seringkali, penyakit ini hanya didiagnosis dari hasil dari skrining untuk diketahui berada di tingkat mana risiko tinggi penyakit ginjalnya.

Banyak gejala ginjal berpenyakit seperti yang ada di bawah ini bisa dihindari jika pengobatan dimulai pada tahap awal. Bahkan, jika tak ada gejala ginjal berpenyakit, bagi penderita penyakit ginjal atau di atas usia 60 harus melakukan skirining karena mereka adalah kelompok-kelompok berisiko tinggi. Seperti dalam kasus penderita diabetes, statistik menunjukkan bahwa sekira 40 persen cenderung mengembangkan penyakit ginjal kronis.

Gejala ginjal berpenyakit memang sulit untuk dideteksi tanpa bantuan dari alat – alat medis. Banyak orang yang memiliki penyakit ginjal kronis namun tidak mengetahui hal itu karena gejala ginjal berpenyakit pada tahap awal bisa sangat halus atau tidak terdeteksi. Oleh karena itu, mengetahui apa yang terjadi dengan ginjal anda serta kemudian mengambil langkah dengan cepat merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam rangka mendapatkan kesembuhan dan kesehatan menyeluruh. Kami, memberikan beberapa saran penting menyangkut gejala ginjal berpenyakit yang bisa jadi dimiliki oleh anda.