Kista Ginjal Dan Obatnya

Kista Ginjal Dan Obatnya

 

Kista ginjal adalah kista yang terdapat di ginjal. Kista ini biasanya berkaitan dengan penyakit lainnya yang bisa mengganggu fungsi ginjal. Namun secara umum kista ginjal tidak berkembang menjadi kanker. Seseorang bisa memiliki lebih dari satu kista ginjal. Jadi, jangan berpikiran kista hanya mungkin terjadi di rahim. Kista ginjal yang tidak menimbulkan gejala atau masalah apapun biasanya tidak memerlukan perawatan.

Kista Ginjal Dan Obatnya

Kista Ginjal Dan Obatnya

Sebagian besar kasus kista ginjal bersifat jinak atau tidak menyebabkan kanker dan jarang sekali terjadi komplikasi akibat kondisi ini. Kista ginjal jenis ini dikenal dengan istilah kista ginjal sederhana.

Kista ginjal sederhana biasanya tidak memunculkan tanda atau gejala, dan tidak memerlukan pengobatan. Oleh karena itu, kista ginjal sederhana umumnya terdeteksi saat dilakukan tes pencitraan untuk kondisi medis lainnya. Pada umumnya hanya ada satu kista yang muncul di dalam ginjal. Penyebab kista ginjal sederhana hingga kini masih belum bisa dipastikan.

Selain kista ginjal sederhana, terdapat juga penyakit ginjal polikistik. Ini adalah kondisi adanya beberapa kista yang muncul di ginjal. Kista jenis ini juga tidak menimbulkan kanker atau bersifat jinak. Penyakit ginjal polikistik biasanya merupakan penyakit keturunan.

Gejala Kista Ginjal

Kista ginjal yang kecil biasanya tidak menunjukkan gejala apapun. Jika ukurannya sudah membesar, kista dapat menimbulkan gejala berikut :

  • Kebal di punggung atau tubuh bagian samping.
  • Demam
  • Nyeri di perut bagian atas.

Penyebab kista ginjal sederhana masih belum dipahami sepenuhnya. Ketika dinding lapisan ginjal mulai melemah dan terbentuk kantong, kantong tersebut akan terisi cairan hingga terlepas dan menjadi kista. Ini adalah salah satu teori yang diduga menjelaskan munculnya kista ginjal.

Pengobatan Kista Ginjal

Kista ginjal mungkin tidak memerlukan penanganan khusus apabila kondisi ini tidak menyebabkan gejala atau tanda-tanda terganggunya fungsi ginjal di dalam tubuh. Terkadang, kista ginjal sederhana bisa menghilang dengan sendirinya tanpa pengobatan.

Dokter akan menyarankan Anda melakukan tes pencitraan secara rutin, hal ini dilakukan untuk memantau apakah terjadi pembengkakan dari kista yang ada. Dan ketika muncul tanda-tanda dan gejala akibat kista ginjal, sebaiknya Anda segera menjalani pengobatan. Berikut ini penanganan yang mungkin dilakukan untuk menangani kista ginjal.

  • Prosedur operasi pengangkatan kista. Cairan yang ada di dalam kista akan dikeringkan, lalu dinding ginjal yang terdapat kista akan dipotong atau dibakar.
  • Prosedur pengeringan dan pengisian kista. Cairan yang ada di dalam kista akan dikeringkan oleh dokter dengan cara memasukkan jarum kecil yang panjang ke dalam kista. Jarum dimasukkan dari kulit, hingga menembus ginjal dan akhirnya kista. Setelah cairan pada kista dikeluarkan, untuk mencegah kista tidak terbentuk kembali, dokter mungkin akan mengisi kista dengan larutan alkohol. Prosedur ini jarang sekali dilakukan karena kista tetap bisa kembali muncul.

Jika Anda mengalami kista ginjal, disarankan untuk menghindari olahraga yang melibatkan kontak fisik. Ginjal yang bengkak rentan mengalami cedera, meski dalam kondisi normal hal ini jarang sekali terjadi. Anda juga disarankan melakukan tes pencitraan, tes tekanan darah, dan tes darah secara rutin untuk memonitor fungsi ginjal.

Konsultasikan kepada dokter sebelum Anda mengonsumsi obat bebas maupun obat resep tentang kondisi ginjal Anda. Terutama, Anda sebaiknya menghindari obat-obatan pereda sakit dan antiinflamasi, seperti ibuprofen, indometacin, dan beberapa jenis obat-obatan lain karena bisa memperparah fungsi ginjal.

Solusi Untuk Mengobati Dan Mencegah Kista Ginjal Dengan Suplemen Kesehatan S-Lutena

S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

obat-ginjalS.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena (Super Lutein) merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S Lutena (Super Lutein) juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Superrlutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Super Lutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Kista Ginjal Dan Obatnya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Ginjal Polikistik

Penyakit Ginjal Polikistik

Penyakit ginjal polikistik adalah suatu kelainan genetik yang ditandai oleh pertumbuhan banyak kista seperti anggur yang berisi cairan di ginjal. Kedua ginjal menjadi lebih besar dari waktu ke waktu dan kista kemudian mengambil alih dan merusak jaringan ginjal. Kondisi ini dapat menyebabkan penyakit ginjal kronis dan stadium akhir penyakit ginjal.

Penyakit Ginjal Polikistik

Penyakit Ginjal Polikistik

Resiko terbesar bagi penderita penyakit ginjal polikistik adalah gagal ginjal dan darah tinggi (hipertensi). Keparahan penyakit ginjal polikistik sangat bervariasi dan komplikasi dapat dicegah. pemeriksaan secara teratur dapat mengurangi kerusakan ginjal dan mencegah tekanan darah tinggi. Kista yang jinak (jinak), berbentuk kantung bulat yang berisi cairan seperti air.

Penyakit ginjal polikistik dibagi menjadi dua bentuk yaitu :

  1. Ginjal Polikistik Resesif Autosomal (Autosomal Resesif Polycystic Kidney/ARPKD)

Ginjal polikistik resesif autosomal juga dikeanal sebagai penyakit polikistik infantil, gangguan autosom resesif yang jarang ini mungkin tidak terdeteksi sampai sesudah masa bayi.

  1. Ginjal Polikistik Dominan Autosomal (Autosomal Dominant Polycystic Kidney/ADPKD)

Merupakan penyakit multisistemik dan progresif yang dikarakteristikan dengan formasi dan pembesaran kista renal di ginjal dan organ lainnya (pancreas, limfa). Ginjal polikistik dominan autusomal adalah penyakit ginjal genetik yang paling sering ditemukan. Kelainan ini dapat didiagnosa melalui biopsi ginjal.

Keduanya merupakan kelainan herediter autosomal, yaitu pada dewasa merupakan autosomal dominan, sedangkan pada anak-anak merupakan autosomal resesif. Ini ditandai dengan kerukasan kedua ginjal, dengan adanya infiltrat kista-kista berbagai ukuran ke dalam parekim ginjal, sehingga fungsi ginjal semakin menurun.

Penyakit ginjal polikistik dapat mempengaruhi organ-organ lain selain ginjal. Orang dengan penyakit ginjal polikistik mungkin memiliki kista dalam hati, pankreas, limpa, ovarium, dan usus besar. Kista pada organ ini biasanya tidak menimbulkan masalah serius, tetapi bisa jadi serius pada beberapa orang. Penyakit ginjal polikistik juga dapat mempengaruhi otak atau jantung. Jika mempengaruhi otak, dapat menyebabkan aneurisma. Aneurism adalah pembuluh darah menonjol yang dapat pecah, bisa mengakibatkan stroke bahkan kematian. Jika penyakit ginjal polikistik mempengaruhi jantung, sehingga menyebabkan bunyi irama jantung pada beberapa pasien.

Gejala Penyakit Ginjal Polikistik

Kebanyakan orang tidak menunjukkan gejala sampai usia 30 sampai 40 tahun. Tanda-tanda awal terkena penyakit ginjal polikistik meliputi:

  • Nyeri di bangian belakang atau samping
  • Perut membesar
  • Adanya darah dalam urin
  • Tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi merupakan tanda yang paling umum dari penyakit ginjal polikistik. Kadang-kadang, pasien akan mengalami sakit kepala akibat tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan ginjal, oleh karena itu sangat penting untuk mengobatinya. Bahkan, pengobatan tekanan darah tinggi dapat membantu memperlambat atau bahkan mencegah gagal ginjal.
  • Jantung berdebar. Sekitar 25 persen pasien penyakit ginjal polikistik mungkin mengalami jantung berdebar serta nyeri dada. Gejala ini dapat hilang sendiri tetapi mungkin kondisi ini menjadi petunjuk pertama seseorang terkena penyakit ginjal polikistik.

Sekitar 50 persen penderita penyakit ginjal polikistik akan mengalami gagal ginjal pada usia 60 tahun, dan sekitar 60 persen akan mengalami gagal ginjal pada usia 70 tahun. Orang dengan gagal ginjal akan membutuhkan dialisis atau transplantasi ginjal. Beberapa faktor tertentu lebih berisiko mengalami gagal ginjal, antara lain:

  • Pria
  • Pasien dengan tekanan darah tinggi
  • Pasien dengan protein atau darah dalam urin mereka
  • Wanita dengan tekanan darah tinggi yang telah mengalami lebih dari tiga kali hamil

Pengobatan Penyakit Ginjal Polikistik

Saat ini, belum ada obat untuk penyakit ginjal polikistik. Namun, sudah banyak penelitian yang mengkaji penyakit ini. Banyak penelitian menunjukkan bahwa beberapa perawatan dapat memperlambat laju penyakit ginjal, tetapi penelitian lebih lanjut masih diperlukan sebelum menggunakan perawatan ini pada pasien.

Sementara itu, banyak perawatan pendukung yang dapat dilakukan untuk mencegah atau memperlambat hilangnya fungsi ginjal pada orang dengan gejala penyakit ginjal polikistik, antara lain dengan :

  • Mengontrol tekanan darah dengan cermat
  • Pengobatan yang tepat dengan antibiotik dari kandung kemih atau infeksi ginjal
  • Memperhatikan banyaknya darah dalam urin saat keluar pertama kali
  • Mengonsumsi obat untuk mengontrol rasa sakit (bicarakan dengan dokter Anda tentang obat yang dijual bebas yang aman dikonsumsi jika Anda memiliki penyakit ginjal)
  • Menerapkan gaya hidup sehat, seperti berhenti merokok, olahraga, mengontrol berat badan dan mengurangi asupan garam.

Jika seseorang memiliki penyakit ginjal polikistik dan berencana untuk memiliki keturunan, maka penderita penyakit ginjal polikistik sebaiknya melakukan konseling atau konsultasi dengan dokter untuk membantu menilai resiko diturunkannya penyakit ini pada anaknya.

Kesehatan ginjal sebisa mungkin harus di jaga dan dirawat untuk membantu mencegah terjadinya komplikasi pada penyakit ginjal polikistik.

Penyakit Ginjal Polikistik

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Jenis Penyakit Ginjal

Jenis Penyakit Ginjal

 

Jenis Penyakit Ginjal, Ginjal merupakan organ eksresi utama pada tubuh manusia. Ginjal merupakan organ pembentuk urin. Pembentukan urin dilakukan secara bertahap mulai dari penyaringan (filtrasi), penyerapan kembali (reabsorpsi) dan sekresi. Proses tersebut terjadi pada bagian-bagian ginjal tertentu, misalnya filtrasi terjadi di glomerulus.

Jenis Penyakit Ginjal

Jenis Penyakit Ginjal

Ginjal dapat mengalami gangguan yang dapat menyebabkan masalah seperti gagalnya proses penyaringan hingga ginjal tidak dapat menghasilkan urin. Berikut jenis – jenis penyakit ginjal yang dapat menyerang ginjal anda :

  1. Batu Ginjal

Jenis penyakit ginjal pertama yaitu batu ginjal. Mungkin kata batu ginjal sudah sangat familiar di telinga kita. Batu ginjal di sebabkan karena terkumpulnya mineral dan benda-benda organik pada organ ginjal tersebut. Batu ginjal yang berukuran kecil dapat keluar dari badan dengan sendirinya. Namun batu ginjal yang berukuran lebih besar dapat di atasi dengan cara pembedahan. Beberapa hal dapat memperparah batu ginjal tersebut seperti berkurangnya volume cairan dan bertumpuknya mineral. Sehingga membuat terganggunya keseimbangan yang sempurna antara cairan dan larutan yang ada dalam organ ginjal tersebut.

  1. Gagal Ginjal

Jenis penyakit ginjal kedua yaitu gagal ginjal. Anda mungkin juga sangat tidak asing lagi dengan gangguan pada organ ginjal tersebut. Jenis penyakit ginjal gagal ginjal akan mengakibatkan hilangnya sebagian dan bahkan keseluruhan fungsi organ ginjal pada tubuh kita.Gagal ginjal tersebut terjadi karena rusaknya tubulus di dalam organ ginjal karena obat-obatan atau larutan organik seperti karbon tetraklorida, aseton serta etilen glikol, dan bersingungan dengan senyawa logam seperti merkuri, timah serta uranium. Penyakit ini juga disebabkan karena penyaket diaabetes yang dapat merusak medula atau bagian dalam ginjal serta karena kelebihan garam kalsium yang berada pada organ ginjal tersebut.

  1. Nefritis

Jenis penyakit ginjal berikutnya yaitu nefritis. Penyakit ini merupakan penyakit infeksi pada ginjal. Infeksi tersebut dapat disebabkan oleh bakteri Streptococcus yang masuk melalui saluran pernapasan lalu ikut terbawa oleh darah menuju ginjal. Infeksi ini menyebabkan peradangan. Peradangan tersebut menyebabkan ketidakmampuan ginjal untuk menyaring sel-sel darah dan protein yang masuk bersama dengan urin primer. Seain itu, peradangan juga dapat menyebabkan urea yang masuk ke dalam darah melebihi batas normal. Kondisi ini disebut dengan uremia. Adanya urea di dalam darah dapat menyebabkan penyerapan air terganggu, kemudian air akan mengumpul pada kaki atau bagian tubuh lainnya. Kondisi ini disebut dengan edema.

  1. Pyelonephritis

Jenis penyakit ginjal ketiga yaitu Pyelonephritis. Penyakit ini merupakan infeksi dan peradangan jaringan pada organ ginjal dan renal pelvis (yaitu ruang yang terbentuk dari perluasan ujung atas dari ureter tubulus yang mana menyalurkan urin ke kandung kemih). Pyelonephritis ini biasanya disebabkan karena bakteri dan merupakan salah satu kelainan pada organ ginjal yang paling sering terjadi dan juga merupakan salah satu kelainana ginjal yang dapat menjadi kronis serta akut.

  1. Glomerulonephritis

Jenis penyakit ginjal keempat yaitu Glomerulonephritis. Penyakit ini merupakan salah satu jenis penyakit ginjal yang sering terjadi pula. Penyakit tersebut di akibatkan karena sistem imun tubuh yang kita miliki lumpuh. Gejala penyakit pada ginjal tersebut yaitu adanya darah dalam urine kita, pembengkakan pada jaringan tubuh serta adanya kandungan protein dalam urine yang mana di sebabkan karena bakteri streptococcal. Pada banyak kasus, penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya meskipun tanpa pengobatan.

  1. Albuminuria

Jenis penyakit ginjal selanjutnya yaitu Albuminuria. Penyakit ini adalah penyakit yang terjadi akibat ginjal tidak bisa melakukan proses penyaringan, khususnya penyaringan protein. Karena protein (albumin) tidak disaring, maka protein tersebut dapat keluar bersama urin.

Itulah beberapa uraian mengenai jenis penyakit ginjal. Sekian artikel mengenai jenis penyakit ginjal. Semoga artikel mengenai jenis penyakit ginjal diatas dapat bermanfaat untuk Anda.

Jenis Penyakit Ginjal

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Glomerulonephritis Berbahaya !

Glomerulonephritis Berbahaya !

 

Glomerulonephritis merupakan penyakit yang terjadi pada ginjal yang terlihat sebagai inflamasi pada bagian penyaring darah (glomerolus) pada kedua ginjal. Inflamasi mengakibatkan terhambatnya pembuangan zat sisa, garam, dan air dari aliran darah, yang dapat berujung pada komplikasi.

Glomerulonephritis Berbahaya !

Glomerulonephritis Berbahaya !

Glomerulonephritis bisa terjadi secara tiba-tiba, misalnya, setelah infeksi tenggorokan, dan kemudian sembuh kembali. Tetapi, akibat penyakitnya dapat terus berkembang secara perlahan beberapa tahun dan hal itu dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal secara progresif. Glomerulonephritis adalah jenis penyakit ginjal yang serius. Ginjal menjadi tidak dapat menyaring darah secara normal.

   Ada dua jenis glomerulonephritis :

  1. Glomerulonephritis akut datang tiba-tiba, sering setelah infeksi dengan virus seperti radang.
  2. Glomerulonephritis kronis berkembang lebih lambat. Gejala termasuk urin menjadi keruh dan sedikit berbusa, tubuh bengkak dan tekanan darah tinggi.

Kondisi seperti diabetes dan lupus dapat memicu glomerulonephritis. Pengobatan yang tepat adalah kuncinya.

Penyebab Glomerolunephritis

Penyebab Glomerolunephritis salah satunya adalah kesalahan sistem kekebalan tubuh atau sistem imun. Fungsi sistem imun bagi tubuh sebenarnya adalah melindungi tubuh kita dari serangan kuman atau virus yang dapat menginfeksi tubuh kita dengan menyerang virus dan kuman tersebut. Dalam kasus terjadinya Glomerolunephritis sistem imun justru menyerang jaringan tubuh, dalam hal ini adalah glomeruli.

Selain faktor sistem imun, penyebab terjadinya penyakit Glomerolunephritis adalah infeksi dari jenis bakteri streptokokus. Adanya infeksi pada glomeruli ini biasanya setelah terjadinya infeksi pada saluran pernafasan atau infeksi kulit yang disebabkan oleh jenis bakteri yang sama. Selain itu bakteri lain, jamur, virus dan parasit juga dapat mempengaruhi glomerolunephritis. Secara umum infeksi ini akan be rkembang pada mereka yang masih berusia antara 5-15 tahun, namun infeksi juga bisa terjadi pada semua usia.

Gejala Glomerolunephritis

Tanda dan gejala glomerulonephritis tergantung pada bentuk dan penyebabnya. Tanda dan gejalanya termasuk :

  • Terdapat darah dalam urin (hitam, warna berkarat atau kecoklatan).
  • Urin yang berbusa karena terdapat kandungan protein.
  • Bengkak pada bagian wajah, mata, siku, kaki, atau perut.

Gejala lainnya adalah:

  • Sakit pada bagian perut.
  • Darah pada feses atau muntahan.
  • Batuk dan nafas yang pendek.
  • Urinasi berlebih.
  • Rasa sakit yang umum, kaku, dan hilangnya nafsu makan.
  • Sakit pada persendian dan otot.

Glomerulonephritis akut menyebabkan gejala yang mungkin lebih buruk dari hari ke hari. Anda mungkin melihat urin coklat atau wajah bengkak di pagi hari.

Meskipun glomerulonephritis akut dapat hilang dengan sendirinya, Anda tetap perlu untuk mendapatkan perawatan. Obat-obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh atau perawatan untuk menyaring darah dapat membantu.

Glomerulonephritis kronik dapat menyebabkan urin menjadi bergelembung atau kaki bengkak. Ia tidak memiliki pengobatan khusus. Beberapa orang dengan glomerulonephritis mengembangkan gagal ginjal dan membutuhkan dialisis atau transplantasi.

Sebagian besar pasien akan sembuh sempurna (95 % kasus), tetapi 5% diantaranya mengalami perjalanan penyakit yang memburuk dengan cepat dengan pembentukan kresen pada epitel glomerolus. Diuresis akan menjadi normal kembali pada hari ke 7-10 setelah awal penyakit, dengan menghilangnya sembab dan secara bertahap tekanan darah kembali normal.

S-Lutena Solusi Mencegah Serta Menyembuhkan Penyakit Glomerulonephritis Dan Penyakit Kronis Lainnya

S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

Obat Ginjal AmpuhS.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena (Super Lutein) merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S Lutena (Super Lutein) juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Superrlutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Super Lutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Glomerulonephritis Berbahaya !

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Anuria Pada Ginjal

Penyakit Anuria Pada Ginjal

 

Penyakit anuria merupakan kegagalan ginjal dalam memproduksi urin. Anuria diakibatkan oleh kurangnya tekanan untuk melakukan filtrasi darah dalam ginjal. Penyakit anuria juga bisa muncul akibat radang di glomerulus, yakni organ penyaring darah pada ginjal. Penyempitan arterial efferent oleh hormon epinefrin dan radang menjadi penyebab utama terjadinya penyakit ini.

Penyakit Anuria Pada Ginjal

Penyakit Anuria Pada Ginjal

Sebagai akibat terjadinya penyakt anuria pada ginjal, maka akan timbul gangguan keseimbangan di dalam tubuh. Misalnya, penumpukan cairan, elektrolit, dan sisa-sisa metabolisme tubuh yang seharusnya keluar bersama urine.

Kegagalan manfaat ginjal, yang bisa mempunyai pemicu ganda terhitung obat-obatan atau racun ( contohnya, antibeku ), diabetes, tekanan darah tinggi. batu atau tumor dalam saluran kemih juga bisa mengakibatkan obstruksi dengan menciptakan untuk aliran urin. kalsium darah yang tinggi, oksalat, atau asam urat, bisa berkontribusi pada risiko pembentukan batu. pada lelaki, kelenjar prostat membesar yaitu pemicu umum dari penyakit anuria obstruktif.

Penyakit anuria akut, dimana penurunan produksi urin berlangsung dengan cepat, umumnya adalah sinyal obstruksi atau gagal ginjal akut. Gagal ginjal akut bisa dikarenakan oleh faktor-faktor yang tidak terkait dengan ginjal, layaknya gagal jantung, infeksi, serta situasi lain yang mengakibatkan ginjal dapat kekurangan aliran darah.

Menurut pemicu berlangsungnya, penyakit anuria bisa dikelompokkan dalam 3 golongan yakni :

  • Anuria prerenal contohnya berlangsung pada situasi hipoperfusi layaknya disebabkan dehidrasi, combustio, perdarahan, trauma yang massive atau sepsis. Penyakit anuria pre-renal ini bisa juga dikarenakan oleh obstruksi arteri renalis contohnya oleh disebabkan emboli ( fibrilasi atrium ), thrombus ( atherosclerosis ), serta trauma arteri renalis bilateralis. bendungan ke-2 vena renalis bisa juga mengakibatkan penurunan produksi urine, contohnya disebabkan kelainan koagulasi, atau penyebaran tumor.
  • Anuria renal diperoleh pada nekrosis tubuler akut, glumerulonefritis akut, serta pada sebagian situasi glumerulopati.
  • Anuria post-renal bisa berlangsung disebabkan obstruksi urethra oleh dikarenakan striktura, pembesaran prostat, sumbatan ke-2 ureter contohnya dikarenakan trauma atau laparatomi, sistem keganasan dalam rongga pelvis serta batu pada saluran kemih.

Penyebab Penyakit Anuria

Penyakit anuria adalah tidak adanya lengkap penyebab prerenal dari urin production.Penyakit anuria meliputi hipovolemia, sepsis, syok kardiogenik dan penyebab ginjal hypoxia.The sebagian besar akibat kerusakan atau iskemia pada glomeruli ginjal dan tubules. Postrenal anuria biasanya karena obstruksi aliran urin melalui saluran kemih bawah.

Penyebab masalah penyakit anuria harus ditetapkan. Kandung kemih kateter jika sampel voided tidak dapat diperoleh. Urin diperiksa untuk berat jenis, adanya gips (menyiratkan penyebab ginjal), urin dikirim untuk budaya dan mikroskop.

Penyakit anuria yang tidak diobati dapat menyebabkan uremia, kondisi medis yang ditandai dengan jumlah ekstrim urea dalam darah. Ini juga, mungkin merupakan tanda dari gagal ginjal atau disfungsi. Pada gilirannya, uremia dapat menyebabkan kondisi kesehatan serius, termasuk koma, kejang, dan bahkan kematian. Yang timbul mendadak sebagian besar disebabkan gagal ginjal akut, yang secara klinis dipakai bersama-sama dengan keadaan yang disebut oliguria, yaitu keadaan dimana produksi urine dalam 24 jam antara 100 — 400 ml.

Penyakit anuria merupakan tanda-tanda, bukan hanya penyakit. Hal ini kerap dihubungkan dengan tanda-tanda lain dari kegagalan ginjal, layaknya kurangnya nafsu makan, mual, lemah, serta muntah. ini yaitu beberapa besar hasil dari penumpukan racun dalam darah yang umumnya dapat dikeluarkan oleh ginjal yang sehat.

Penyakit anuria adalah tanda-tanda berlangsungnya gagal ginjal. dari sebab-sebab anuria yang bisa mengakibatkan gagal ginjal beberapa besar yaitu sebab-sebab di luar ginjal yang dengan kemajuan pengetahuan kedokteran sudah bisa banyak diperbaiki/dicegah.

Penyembuhan penyakit anuria bergantung pada pemicu yang mendasari tanda-tanda ini. yang sangat gampang diobati pemicunya yaitu obstruksi aliran urin, yang kerap dikerjakan dengan penyisipan kateter urin ke dalam kandung kemih.

S-Lutena Solusi Mencegah Serta Menyembuhkan Penyakit Anuria Dan Penyakit Kronis Lainnya

S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

obat-ginjalS.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena (Super Lutein) merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S Lutena (Super Lutein) juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Superrlutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Super Lutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Penyakit Anuria Pada Ginjal

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Radang Ginjal atau Nefritis Waspadai

Radang Ginjal atau Nefritis Waspadai

Radang ginjal atau nefritis merupakan salah satu gangguan fungsi ginjal akibat adanya masalah pada ginjal atau sebagai komplikasi penyakit lain seperti komplikasi penyakit diabetes militus, keracunan obat, atau penyakit infeksi lainnya. Pada penyakit ini terjadi kebocoran eritrosit atau kebocoran protein.

Radang Ginjal atau Nefritis Waspadai

Radang Ginjal atau Nefritis Waspadai

Radang ginjal biasanya disebabkan oleh infeksi atau akibat suatu reaksi kekebalan yang keliru hingga melukai ginjal. Biasanya penyakit radang ginjal ini di derita oleh anak-anak dan orang dewasa. Bentuk yang paling umum dijumpai dari penyakit radang ginjal adalah glomerulonefritis.

Gejala Penyakit Radang Ginjal

Gejala penyakit radang ginjal dapat terjadi secara tiba-tiba atau secara menahun pada nefritis kronis tanpa disadari. Terkadang penyakit ini tidak menunjukkan gejala apapun, tapi bagi sebagian orang penyakit ini muncul dengan gejala:

  • Mual-mual
  • Anemia atau kurang darah
  • Hipertensi
  • Kelopak mata sembab
  • Urin yang keluar sedikit
  • Urin berwarna merah
  • Biasanya disertai hipertensi

Penderita yang lama mengidap penyekit ini menunjukkan sedikit gejala, tetapi pemeriksaan laboratorium menunjukkan tanda-tanda dari gagal ginjal.

Penderita radang ginjal biasanya juga akan mengeluh kedinginan, demam, sakit kepala, sakit punggung, sulit buang air kecil dan air seni menjadi keruh.

Jika punggung penderita radang ginjal disentuh sedikit saja, ia akan merasa kesakitan. Meskipun terinfeksi, ginjal lazim-nya akan terus bekerja. Apabila hanya satu ginjal saja yang terinfeksi, rasa sakitnya akan berada di satu sisi saja, meluas sampai ke pangkal paha. Rasa sakit itu timbul karena sel-sel sistem kekebalan tubuh menyerang dan membunuh bakteria, sehingga menimbulkan pera-dangan dan demam, kadang- kadang sampai 40° C.

Kaum perempuan ternyata lebih berisiko terkena infeksi ginjal ketimbang laki-laki. Penyebabnya karena letak anatomis saluran air mereka. Para perempuan memiliki uretra yang amat pendek, yang membuat bakteri amat mudah masuk ke kandung kemih.

Penyebab Penyakit Radang Ginjal

Radang ginjal biasanya disebabkan oleh infeksi, seperti yang terjadi pada pielonefritis atau suatu reaksi kekebalan yang keliru dan melukai ginjal.

Suatu reaksi kekebalan yang abnormal bisa terjadi melalui 2 cara:

  1. Suatu antibodi dapat menyerang ginjalnya sendiri atau suatu antigen (zat yang merangsang reaksi kekebalan) menempel pada ginjal
  2. Antigen dan antibodi bergabung di bagian tubuh yang lain dan kemudian menempel pada sel-sel di dalam ginjal.

Untuk memastikan ada tidaknya penyakit radang ginjal ini biasanya dilakukan analisa air kemih atau urinalisis. Dalam urin penderita radang ginjal biasanya akan mengandung sedikit protein, nanah, sel-sel tubulus renalis, dan terkadang ditemukan sel darah merah. Dalam urin jarang ditemukan eosinofil (sejenis sel darah putih), namun jika terdapat eosinofil maka kemungkinan besar disebabkan oleh reaksi alergi. Untuk memperkuat diagnosis radang ginjal akan dilakukan biopsi ginjal.

S-Lutena Solusi Mencegah Serta Menyembuhkan Radang Ginjal atau Nefritis Dan Penyakit Kronis Lainnya

S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

Obat Ginjal AmpuhS.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena (Super Lutein) merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S Lutena (Super Lutein) juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Superrlutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Super Lutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Radang Ginjal atau Nefritis Waspadai

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hematuria atau Kencing Darah Waspadai !

Hematuria atau Kencing Darah Waspadai !

 

Hematuria adalah kondisi adanya darah di dalam urine. Urine akan berubah warna menjadi kemerahan atau sedikit kecokelatan. Urine yang normal tidak mengandung darah sedikitpun kecuali pada wanita yang sedang menstruasi. Keberadaan darah dalam urin biasanya akibat perdarahan di suatu tempat di sepanjang saluran kemih.

Hematuria atau Kencing Darah

Hematuria atau Kencing Darah

Hematuria sendiri memang menimbulkan rasa takut, namun tidak semuanya membahayakan, sepanjang dapat dideteksi lebih awal penyebabnya, dan ditangani dengan tepat, sehingga tidak terlanjur menyebabkan kerusakan organ perkemihan. Dan salah satu cara mendeteksinya penyebabnya adalah dengan pemeriksaan penunjang, seperti USG, foto radiologi ginjal, ureter, dan kandung kemih (BNO-IVP), dsb.

Gejala Hematuria

Pada sebagian kasusnya orang yang menderita hematuria atau kencing berdarah tidak hanya ditandai dengan urin yang disertai darah, namun bisa disertai keluhan lain yaitu :

  • Nyeri atau rasa panas saat berkemih
  • Demam
  • Mual dan muntah
  • Berat badan menurun
  • Kehilangan nafsu makan
  • Sulit buang air kecil
  • Rasa sakit di punggung bagian bawah

Penyebab Hematuria

Untuk mengetahui dengan pasti apakah terdapat darah pada urine Anda dan memastikan penyebabnya, disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter. Berikut ini beberapa penyebab umum munculnya darah dalam urine.

  • Infeksi saluran kemih. Kondisi ini terjadi ketika bakteri memasuki tubuh melalui uretra dan berkembang biak di dalam kandung kemih. Gejala lain selain hematuria adalah keinginan untuk terus buang air kecil, sakit dan sensasi rasa terbakar saat buang air kecil, dan urine yang beraroma kuat.
  • Infeksi ginjal. Gejala yang lainnya adalah demam dan juga sakit pada sisi punggung bagian bawah.
  • Batu ginjal. Jika batu cukup kecil, kondisi ini tidak menimbulkan rasa sakit. Tapi jika batu berukuran besar dan menghalangi salah satu saluran dari ginjal, akan menyebabkan sakit yang parah.
  • Pembengkakan kelenjar prostat. Kondisi yang umum ini tidak terkait dengan kanker prostat dan cenderung terjadi pada pria dewasa. Kondisi ini bisa menyebabkan kesulitan buang air kecil dan sering buang air kecil.
  • Kanker prostat. Kondisi ini bisa disembuhkan jika diketahui dan ditangani sejak dini. Cenderung terjadi pada pria berusia di atas 50 tahun. Perkembangan kondisi ini sangat perlahan.
  • Kanker kandung kemih. Kondisi ini lebih sering terjadi pada mereka yang berusia di atas 50 tahun.
  • Kanker ginjal. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang-orang di atas usia 50 tahun. Kanker ini bisa disembuhkan apabila terdeteksi dan diobati sejak dini.
  • Peradangan pada uretra. Kondisi yang umumnya disebabkan oleh penyakit menular seksual seperti chlamydia (klamidia), akibat terinfeksi bakteri Klamidia trachomatis.
  • Kelainan genetik. Anemia sel sabit adalah kerusakan hemoglobin sel darah karena faktor keturunan. Kondisi ini bisa menyebabkan munculnya darah dalam urine. Selain anemia sel sabit, sindrom Alport juga bisa menyebabkan hematuria. Sindrom ini memengaruhi jaringan penyaring pada ginjal.
  • Olahraga secara berlebihan. Kondisi ini mungkin jarang sekali terjadi dan tidak diketahui dengan pasti kenapa bisa menyebabkan terjadinya hematuria, tapi salah satu keterkaitannya adalah karena terjadi trauma pada kandung kemih yang mengalami dehidrasi akibat aktivitas fisik yang berlebihan.

Faktor risiko untuk hematuria adalah orang berusia 40 tahun atau lebih, merokok, pekerjaan yang sering membuatnya terpapar bahan kimia, mengkonsumsi obat tertentu atau pernah melakukan iridiasi tulang panggul.

Hematuria adalah gejala yang muncul akibat kondisi medis lain yang jadi penyebab dasarnya. Pengobatan akan berdasarkan penyebab tersebut. Misalnya, jika hematuria disebabkan oleh infeksi saluran kemih, makan dokter akan memberikan resep antibiotik. Namun jika disebabkan oleh batu ginjal, pengobatan bisa mulai dari obat pereda sakit, tamsulosin untuk memperlancar keluarnya batu, hingga operasi. Periksakan diri ke dokter jika Anda merasa warna urine tidak seperti biasanya karna bisa saja itu adalalh gejala awal hematuria.

Hematuria atau Kencing Darah Waspadai !

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Albuminuria Penyakit Ginjal

Albuminuria Penyakit Ginjal

 

Albuminuria adalah suatu kondisi dimana terdapat terlalu banyak protein dalam urin yang disebabkan oleh kerusakan ginjal. Albumin merupakan sejenis protein yang berfungsi mencegah merembesnya cairan dalam darah yang keluar menuju ke jaringan lain. Tugas ginjal adalah menyaring semua produk limbah dari dalam darah, kecuali albumin. Albumin akan tetap berada pada darah dan tidak dibuang.

Albuminuria Penyakit Ginjal

Albuminuria Penyakit Ginjal

Proteinuria pada diabetes biasanya akan menjadi komplikasi terhadap hiperglikemia jangka panjang (kadar gula darah tinggi) atau hipertensi (tekanan darah tinggi). Jika kadar gula darah tinggi selama beberapa tahun maka akan merusak ginjal dan memungkinkan albumin untuk lepas dari darah.

Gejala albuminuria hanya akan terlihat setelah ginjal telah mengalami kerusakan parah dan kadar protein dalam urin menjadi tinggi. Berikut Gejala- gejala yang timbul saat seseorang mengalami penyakit albuminuria ini adalah :

  • Terjadinya pembengkakan di bagian- bagian tubuh tertentu, pembengkakan tersebut berisi cairan yang apabila tidak cepat diatasi akan menimbulkan rasa nyeri dan sakit pada tempat yang bengkak.
  • Hasil tes urin menunjukkan adanya kandungan protein albumin pada urin, hal ini sudah menunjukkan bahwa penyakit albuminuria yang diderita sudah tergolongan parah dan membahayakan.
  • Wajah, pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan perut mengalami pembengkakan. Hal tersebut terjadi karena sistem pembuangan hasil metabolisme tubuh tidak dikeluarkan dengan sepurna sehingga mengendap di tubuh menyebabkan pembengkakan pada bagian tubuh lain.
  • Khusus pada penderita diabetes sebaiknya rutin mengecek kondisi tubuhnya karena sangat berisiko terkena penyakit albuminuria ini.

Penyebab Albuminuria

Albuminuria merupakan penyakit yang disebabkan terlalu banyaknya kadar protein dalam urin. Kondisi ini terkadang disebut juga sebagai “mikroalbuminuria” yang menunjukkan tingkat yang sedikit lebih tinggi protein dalam urin. Proteinuria yang terbuka atau “makroalbuminuria” menunjukkan lebih dari 300mg albumin dalam urin per hari.

Penyebab albuminuria lainnya adalah tekanan darah tinggi, gagal jantung kongesti, sindrom metabolik, atau kerusakan ginjal dari sindrom nefrotik. Meskipun tidak mengalami penyakit ini, urin yang mengandung albumin lebih tinggi dari normal berisiko menyebabkan penyakit jantung.

Pada pasien dengan diabetes atau penyakit ginjal kronis lainnya kemungkinan besar dapat mengembangkan albuminuria yang lebih cepat dari penyakit ginjal kronis dan kemungkinan besar bahwa mengalami gagal ginjal.

Mendiagnosis Albuminuria

Ada dua cara pemeriksaan albuminuria, pertama dengan mengumpulkan urin selama 24 jam kemudian memeriksa kadar albumin di dalamnya. Cara kedua, dengan sampel urin sewaktu kemudian diperiksa menggunakan alat yang disebut dipstick.

Jika dua kali pemeriksaan dalam waktu berselang menunjukkan hasil positif, baru disebut albuminuria. Menurut kadar albumin yang ditemukan, albuminuria dibagi menjadi 2 kategori, yaitu mikroalbuminuria dan makroalbuminuria. Disebut mikroalbuminuria jika kadar albumin antara 30 – 300 mg/24 jam, sedangkan makroalbuminuria jika kadar albumin di atas 300 mg/24 jam.

Cara Pengobatan Albuminuria

Prinsip pengobatan albuminuria adalah dengan mengendalikan atau menyembuhkan penyakit dasarnya. Jika albuminuria karena diabetes, maka penyakit diabetes harus dikendalikan sehingga kadar gula darah berada dalam rentang normal. Hal ini akan mencegah kerusakan saringan ginjal lebih lanjut. Demikian pula dengan penyakit hipertensi, tekanan darah dipertahankan pada nilai normalnya.

Itulah beberapa informasi mengenai penyakit ginjal albuminuria. Jagalah selalu kesehatan ginjal agar terhindar dari penyakit albuminuria.

S-Lutena Solusi Mencegah Dan Menyembuhkan Albuminuria Dan Penyakit Kronis Lainnya

S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

Obat Ginjal AmpuhS.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena (Super Lutein) merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S Lutena (Super Lutein) juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Superrlutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Super Lutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Albuminuria Penyakit Ginjal

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Ginjal Pyelonephritis

Penyakit Ginjal Pyelonephritis

 

Penyakit ginjal pyelonephritis merupakan jenis infeksi saluran urin spesifik yang biasanya diawali dari kandung kemih atau uretra kemudian menjalar ke ginjal. Infeksi pada ginjal harus ditangani dengan cepat karena infeksi bisa merusak ginjal secara permanen atau menyebar ke aliran darah, bahkan bisa mengancam jiwa.

Penyakit Ginjal Pyelonephritis

Penyakit Ginjal Pyelonephritis

Penyebab penyakit ginjal pyelonephritis adalah bakteri atau bvirus yang mengeinfeksi ginjal. Meskipun banyak bakteri dan virus yang dapat menyebabkan penyakit ginjal pyelonephritis, akan tetapi bakteri Eschericjia Coli yang paling sering menjadi penyebab penyakit ginjal ini. Bakteri dan virus bergerak ke ginjal dari kandung kemih atau dapat melalui aliran darah dari bagian lain di dalam tubuh.

Penyakit ginjal pyelonephritis memiliki beberapa tahapan dari yang paling rendah hingga kronis. Pada tahapan pertama (stadium rendah) infeksi yang terjadi masih dalam masa inkubasi, biasanya disebut uncomplicated. Kemudian tahapan kedua (stadium sedang) infeksi ginjal memasuki fase parah. Pada masa ini biasanya muncul bisul bernanah pada ginjal serta mengeluarkan gas.

Sedangkan tahap ketiga, kronis. Tidak hanya ginjal terinfeksi tapi juga membawa dampak kerusakan pada beberapa struktur ureter-ureter. Diantara dampak tersebut adalah sistem imun tubuh melemah, syaraf sekitar kandung kemih rusak yang menyebabkan vesicourteral reflux yaitu suatu kondisi dimana urin masuk kembali ke kandung kemih.

Selain itu juga muncul batu ginjal, kelainan struktur sistem buang air kecil, dan membesarnya kelenjar prostat. Penderita Pyelonephritis pada tahap ketiga ini tidak bisa mengeluarkan semua urin yang ada pada kandung kemih.

Gejala Penyakit Ginjal Pyelonephritis

Gejala penyakit ginjal pyelonephritis bervariasi tergantung pada usia seseorang atau penderita penyakit ginjal pyelonephritis. Berikut adalah gejala dari penyakit ginjal pyelonephritis antara lain :

  • Demam
  • Nyeri pada perut
  • Nyeri punggung, pangkal paga, atau pinggul
  • Sering buang air kecil
  • Nanah atau darah pada urin (hematuria)
  • Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil

Kebanyakan orang dengan Pyelonephritis yang tidak memiliki komplikasi jika tepat diobati dengan obat anti bakteri yang disebut antibiotik. Dalam kasus yang jarang terjadi, penyakit ginjal Pyelonephritis dapat menyebabkan luka permanen ginjal, yang dapat menyebabkan penyakit ginjal kronis, tekanan darah tinggi, dan gagal ginjal. Masalah ini biasanya terjadi pada orang dengan masalah struktural dalam saluran kemih, penyakit ginjal dari penyebab lain, atau episode berulang dari Pyelonephritis.

Jika masih dalam taraf stadium pertama biasanya dokter akan memberikan antibiotik. Jenis obat, dosis, dan berapa lama harus dikonsumsi tergantung pada kondisi kesehatan pasien dan bakteri yang menginfeksi. Pengobatan pada tahap kronis, pasien harus dirawat di rumah sakit.

Pengobatan akan dilakukan lebih serius dan memberikan obat pembunuh kuman. Apabila penyakit ginjal pyelonephritis terjadi akibat kelainan struktur maka harus diperbaiki dengan operasi.

Mencegah Dan Mengobati Penyakit Ginjal Pyelonephriitis Dan Penyakit Ginjal Lainnya Dengan Suplemen Kesehatan S-Lutena

S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

Obat Ginjal AmpuhS.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena (Super Lutein) merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S Lutena (Super Lutein) juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Superrlutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Super Lutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Penyakit Ginjal Pyelonephritis

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mengobati Batu Ginjal

Mengobati Batu Ginjal

Mengobati Batu Ginjal, Batu Ginjal adalah kondisi dimana terdapat batu akibat pengkristalan dari urin yang mengeras dan kemudian menjadi batu. Batu ginjal tersebut dapat menyumbat saluran urine juga sehingga urine tidak dapat keluar dengan lancar. Nah bila kondisi tersebut di biarkan terlalu lama tanpa pengobatan, batu ginjal anda akan semakin parah dan mengganggu fungsi ginjal anda. Maka dari itu sebelum terlambat sebaiknya segera lakukan pengobatan.

Mengobati Batu Ginjal

Mengobati Batu Ginjal

Batu ginjal dapat di picu oleh berbagai macam faktor, salah satunya adalah gaya hidup yang jauh dari kata sehat serta janrang sekali berolahraga atau bahkan tidak pernah sekalipun. Penyakit batu ginjal dan sejenisnya merupakan penyakit yang tidak asing lagi bagi masyarakat indonesia pada umumnya, dalam mengobati batu ginjal tak harus selalu dengan cara pembedahan operasi atau cangkok ginjal. Dalam beberapa kasus, operasi mungkin memang diperlukan namun sebagian besar dari penderita penyakit batu ginjal yang menjalani proses pengangkatan atau cangkok ginjal tak sepenuhnya merasakan hal yang lebih baik.

Dalam beberapa kasus, operasi mungkin memang diperlukan untuk mengatasi batu ginjal, tetapi sebagian besar masalah batu ginjal bisa dipecahkan dengan cara yang lebih mudah. Berikut adalah cara sederhana dan alami untuk mengobati batu ginjal :

  1. Minum Banyak Air

Cara mengobati batu ginjal secara alami adalah dengan cara memperbanyak minus air putih. Pada dasarnya penyakit batu ginjal disebabkan oleh kurangnya konsumsi air putih secara rutin. Sehingga membuat organ ginjal mengalami peradangan dan kekurangan cairan yang kemudian membuat kumpulan zat kalsium membentuk batu ginjal baik di dalam ginjal maupun di saluran kandung kemih yang kemudian membuat beberapa penderita penyakit batu ginjal mengalami kesulitan atau keluhan saat buang air kecil.

Ketika dilakukan pemeriksaan, umumnya dokter akan melihat gejala dan tanda-tanda yang dialami dari penderita penyakti batu ginjal, jika penyakit batu ginjal masih dalam stadium awal atau normal dapat disembuhkan kemudian dokter akan menganalisa dan memberi saran untuk melakukan terapi air putih atau konsumsi air putih secara rutin setiap harinya minimal 1-2 liter per hari atau lebih disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan tubuh akan cairan.

Namun jika kondisi penyakit batu ginjal ini parah, maka dokter akan menganalisa melalui sample darah atau air seni di laboratorium jika diketahui dan dinyatakan positif terserang batu ginjal dan sejenisnya, dokter akan menyarankan untuk melakukan perawatan dan pengobatan dengan cuci darah atau cangkok ginjal atau pengangkatan batu ginjal yang tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

  1. Makan Semangka Dan Melon

Cara mengobati batu ginjal secara alami adalah dengan cara mengkonsumsi semangka. Semangka mengandung zat yang sangat baik untuk ginjal. Selain semangka, melon juga bisa dijadikan alternatif sebagai buah yang harus rutin dikonsumsi. Buah-buahan tersebut bisa dimakan langsung atau dibuat jus. Dengan mengkonsumsi rutin kedua jenis buah ini dapat membantu memberi kenyaman dan mengurangi resiko terserang penyakit ginjal.

  1. Minyak Zaitun + Lemon Juice

Cara mengobati batu ginjal secara alami adalah dengan cara menggunakan minyak zaitun dan lemon juice. Campur minyak zaitun dan jus lemon dengan perbandingan yang sama dan minum secara teratur. Ramuan ini banyak digunakan di seluruh dunia dan mampu membantu mengurangi keluhan batu ginjal dalam waktu 24 jam. Minum ramuan ini pada malam hari, tepat sebelum tidur.

  1. Olaharaga Teratur

Cara mengobati batu ginjal secara alami adalah dengan cara olahraga secara teratur. Olahraga dapat membantu sejumlah masalah, termasuk batu ginjal. Olahraga diperlukan untuk menyembuhkan tubuh dan merangsang sistem kekebalan tubuh. Lakukan olahraga setidaknya tiga puluh menit setiap hari.

  1. Hindari Beberapa Jenis Makanan

Cara mengobati batu ginjal secara alami adalah dengan cara menghindari beberapa jenis makanan. Makanan berikut harus dihindari atau dikurangi: gula, makanan cepat saji dan makanan olahan, alkohol, soda, dan kafein. Penting pula untuk mengurangi konsumsi protein hewani (makan lebih sedikit daging).

  1. Kurangi Asupan Oksalat

Cara mengobati batu ginjal secara alami adalah dengan cara mengurangi asupan oksalat. Oksalat merupakan zat yang dapat membentuk batu ginjal. Oksalat dapat ditemukan di beberapa sayuran hijau gelap seperti bayam (terutama ketika dimasak). Makanan lain yang tinggi oksalat termasuk kacang-kacangan, coklat, blueberry dan bit.

  1. Olaharaga Teratur

Cara mengobati batu ginjal yaitu dengan berolahraga secara teratur. Olahraga dapat membantu sejumlah masalah, termasuk batu ginjal. Olahraga diperlukan untuk menyembuhkan tubuh dan merangsang sistem kekebalan tubuh. Lakukan olahraga setidaknya tiga puluh menit setiap hari.

  1. Hindari Beberapa Jenis Makanan

Cara mengobati batu ginjal yaitu dengan menghindari beberap jenis makanan. Makanan berikut harus dihindari atau dikurangi: gula, makanan cepat saji dan makanan olahan, alkohol, soda, dan kafein. Penting pula untuk mengurangi konsumsi protein hewani (makan lebih sedikit daging).

Itulah beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengobati batu ginjal secara alami. Terima kasih anda telah membaca artikel mengenai mengatasi batu ginjal secara alami. Semoga artikel mengenai mengobati batu ginjal secara alami diatas dapat bermanfaat untuk anda. Secara umum, batu ginjal dapat diobati dengan pengaturan diet serta cukup olahraga. Jagalah selalu kesehatan Anda agar terhindar dari berbagai penyakit.

Mengobati Batu Ginjal

Posted in Uncategorized | Leave a comment