Gejala Ginjal Bermasalah

Gejala Ginjal Bermasalah

 

Gejala Ginjal Bermasalah

Gejala Ginjal Bermasalah

Gejala Ginjal Bermasalah – Ginjal merupakan salah satu organ yang sangat penting bagi tubuh kita. Ginjal memiliki peran penting untuk memfilter cairan atau darah sehingga tidak ada penumpukan cairan ataupun racun di dalam tubuh. Sayangnya, banyak orang yang mengalami gangguan ginjal namun seringkali tidak menyadari kondisi tersebut. Ginjal yang bermasalah sering menunjukkan berbagai macam gejala, sayangnya gejala tersebut menyerupai gejala penyakit lain sehingga banyak orang yang mengabaikan kondisi tersebut. Gangguan pada organ ginjal bisa disebabkan oleh berbagai hal, namun kebanyakan kasus menunjukkan bahwa gangguan pada ginjal sering disebabkan oleh penyakit diabetes.

Rendahnya kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat membuat penyakit ini banyak diderita oleh kalangan masyarakat modern. Bahkan menurut penelitian, sebanyak 26 juta penduduk di Amerika menderita gangguan ginjal. Sayangnya, gejala yang tidak begitu terlihat membuat 90% di antara para penderitanya tidak menyadari bahwa mereka menderita penyakit ginjal.

Gejala Ginjal Bermasalah

Mengetahui gejala ginjal bermasalah sejak dini adalah kunci untuk memperoleh tindakan pengobatan secepatnya sehingga masalah pada ginjal tidak semakin parah atau bahkan bisa disembuhkan secepatnya. Adapun beberapa gejala awal yang menunjukkan ginjal bermasalah dan sebaiknya Anda perhatikan adalah sebagai berikut :

  1. Punggung dan Kaki Sakit

Hati-hati jika kamu merasakan sakit pada bagian punggung dan kaki. Bisa saja rasa  sakit tersebut bukan hanya rasa sakit akibat pegal biasa melainkan  menjadi gejala penyakit ginjal. Seseorang akan merasakan sakit pada  bagian punggung tepat di bawah tulang rusuk dimana ginjal berada.

Rasa nyeri juga akan dirasakan pada bagian bawah perut dan bahkan area  genital. Rasa sakit ini disebabkan akibat ketidakmampuan ginjal untuk  mengeluarkan kelebihan cairan dari tubuh yang mengarah pada pembengkakan  di tangan, pergelangan kaki, lutut dan wajah.

  1. Urgensi Kemih

Urgensi kemih adalah gejala keinginan tiba-tiba yang kuat untuk buang air kecil atau kesulitan menahan buang air kecil. Seseorang yang mengalami  sulitnya menahan buang air kecil maka patut diperiksakan ke dokter.  Instensitas keinginan untuk buang air kecil akan meningkat serta tekanan pada kandung kemih begitu besar dan hal ini yang membuat seseorang  tidak bisa menahan untuk buang air kecil.

Selain frekuensi dan peningkatan jumlah urin, masalah dengan ginjal juga dapat  ditunjukkan dengan perubahan warna urin juga. Gejala ini bisa lebih  parah ditandai dengan munculnya darah dalam urin kamu.

  1. Mudah Lelah

Seseorang dengan ginjalnya yang bermasalah akan cepat mudah lelah. Mereka akan cenderung merasa capek dan hal yang ingin mereka lakukan hanyalah tidur.

Ginjal yang sehat menghasilkan jumlah hormon EPO (erythropoietin) yang cukup di mana hormon ini akan memerintahkan sel-sel darah merah membawa oksigen untuk memberi energi pada otot dan otak. Tanpa EPO yang memadai, tubuh dan otak akan sering mengalami kelelahan dan butuh lebih banyak tidur dari biasanya. Anemia juga bisa dialami oleh mereka yang memiliki masalah ginjal.

  1. Pembengkakan Anggota Tubuh

Penderita  gagal ginjal akan sulit untuk membuang kelebihan cairan yang ada dalam  tubuh. Hal ini akan menyebabkan pembengkakan pada tangan, pergelangan  kaki lutut dan betis.

Dokter menyebutkan bahwa pembengkakan pada tubuh disebut dengan edema. Ini ditandai dengan bocornya pembuluh darah sehingga melepaskan cairan ke jaringan di  dekatnya. Akumulasi kelebihan cairan menyebabkan jaringan membengkak.

  1. Iritasi Kulit

Iritasi kulit seperti jerawat, gatal-gatal akibat kelebihan cairan yang sulit  dibuang oleh ginjal. Ginjal yang sehat biasanya akan membuang kelebihan  cairan dan racun dari tubuh melalui urin.

Ginjal yang bermasalah tidak mampu untuk mendorong kotoran keluar dari tubuh  melalui urin secara efektif sehingga menyebabkan kelebihan racun atau  toksisitas pada permukaan kulit. Kelebihan cairan akan akan mengendap di dalam darah yang mengakibatkan adanya penumpukan yang muncul sebagai  jerawat atau kulit menjadi kering, kulit merah akibat iritasi dan gatal-gatal.

  1. Mual

Toksisitas akan mengakibatkan seseorang mengalami mual serta menjadi kurang nafsu makan  sampai menyebabkan penurunan berat badan secara drastis. Pada sebagian kasus, orang dengan tanda ginjal bermasalah akan sering muntah sehingga asupan yang masuk tidak dapat dicerna dengan baik. Selain menyebabkan mual dan muntah, ginjal yang tidak berfungsi dengan baik akan  menyebabkan penumpukan cairan yang menghasilkan gejala lain seperti bau mulut.

  1. Tercecap Rasa Logam di Lidah

Seseorang  yang merasakan rasa logam setelah menyantap makanannya bisa termasuk ke  dalam salah satu orang yang mengalami kerusakan pada ginjalnya. Hal ini  terjadi karena penumpukan cairan yang ada dalam darah yang juga menjadi  penyebab bau mulut dan hilangnya nafsu makan.

Rasa logam akan dihasilkan ketika seseorang menghembuskan nafas lalu menimbulkan bau amonia pada nafas mereka. Bau nafas amonia ini sering digunakan oleh dokter untuk menentukan gangguan ginjal.

Itulah beberapa gejala kerusakan ginjal dan juga metode pencegahan yang bisa Anda lakukan. Gejala ginjal bermasalah memang tidak begitu nampak pada awalnya. Banyak penderita yang mendapatkan pertolongan terlambat karena tidak memperhatikan gejala sejak awal.

Gejala Ginjal Bermasalah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Obat Herbal Ginjal Paling Ampuh

Obat Herbal Ginjal Paling Ampuh

 

Obat Herbal Ginjal Paling Ampuh – Ginjal adalah dua buah organ berbentuk menyerupai  kacang merah yang berada di kedua sisi tubuh bagian belakang atas, tepatnya di bawah tulang rusuk manusia. Ginjal yang sebesar kepalan tangan orang dewasa ini memiliki fungsi:

  • Menyaring ampas metabolisme tubuh, hasil sampingan, dan cairan berlebih dari darah.
  • Menjaga keseimbangan kadar garam dan mineral dalam tubuh.
  • Menghasilkan renin, yaitu enzim yang membantu mengatur tekanan darah.
  • Menghasilkan senyawa aktif dari vitamin D untuk menjaga kesehatan tulang.
  • Menghasilkan senyawa eritropoetin yang berfungsi menstimulasi produksi sel darah merah.
  • Mengatur kadar senyawa kimia dalam tubuh yang akhirnya membantu jantung dan otot-otot bisa berfungsi dengan baik.
Obat Herbal Ginjal Paling Ampuh

Penyakit Ginjal

Ketika ginjal mengalami gangguan atau rusak, sisa-sisa metabolisme tubuh dan cairan berlebih bisa tertimbun di dalam tubuh hingga akhirnya menyebabkan terjadinya pembengkakan pada bagian pergelangan kaki, muntah-muntah, merasa lemas, sesak napas, dan kurang tidur. Penyakit ginjal merupakan kondisi yang berbahaya yang mana jika tidak ditangani, ginjal bisa berhenti berfungsi. Jika ginjal berhenti berfungsi, akibatnya bisa mematikan.

Jenis Obat Herbal Ginjal Paling Ampuh

Berikut ini adalah obat herbal ginjal yang efektif untuk mengatasi berbagai macam penyakit ginjal :

  1. Daun Sirsak

Selama ini daun sirsak banyak diketahui bisa digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit, misalnya saja adalah untuk mengobati kanker, tumor dan juga penyakit kronis lainnya. Antioksidannya yang tinggi dan juga berbagai jenis senyawa yang ada di daun sirsak dipercaya bisa digunakan untuk mengobati peradangan ginjal. Sifat anti inflamasi pada daun sirsak juga bisa membantu peradangan yang terjadi di ginjal. Cara membuat obat herbal ginjal menggunakan daun sirsaak adalah sebagai berikut ini :

Bahan bahan yang disiapkan adalah 7 lembar daun sirsak dan juga 5 lembar daun sirih merah. Kedua bahan tersebut dicuci bersih sampai tidak ada kotoran yang menempel di daun itu.

  • Cara pembuatannya adalah rebus semua baan bahan tersebut menggunakan empat gelas air. Saat merebusnya sisakan air rebusannya menjadi setengahnya.
  • Saring kemudian minum air rebusannya saat masih hangat.
  • Minum air rebusan itu sebanyak dua kali dalam sehari dan rutin dilakukan setiap hari.
  1. Kumis Kucing

Obat herbal ginjal lainnya yang bisa digunakan untuk mengobati penyakit ginjal seperti batu ginjal adalah daun kumis kucing. Daun kumis kucing ini selama ini banyak dgunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit salah satunya adalah untuk mengobati penyakit ginjal. Mengobati batu ginjal menggunakan daun kumis kucing ini sudah dibuktikan keefektifannya melalui berbagai macam penelitian. Cara membuat obat herbal ginjal menggunakan daun kumis kucing ini adalah sebagai berikut ini :

  • Siapkan daun kumis kucing secukupnya kemudian cuci bersih.
  • Rebus daun kumis kucig menggunakan 3 gelas air.
  • Saat merebusnya, sisakan air rebusannya menjadi setengahnya.
  • Minum air rebusan itu sebanyak tiga kali dalam sehari.
  • Meminumnya masing masing adalah setengah gelas. Minum ramuan tersebut saat pagi hari, siang hari dan juga malam hari sebelum tidur. Malam hari sebelum tidur sangat efektif untuk membantu memulihkan keadaan ginjal seperti sedia kala. Oleh sebab itu jangan pernah lewatkan untuk meminum ramuan sebelum tidur.
  1. Daun Sendok

Pernahkah Anda melihat daun sendok? Jika iya berarti anda telah menemukan salah satu obat herbal untuk ginjal. Penelitian yang dilakukan oleh negara Malaysia mengungkapkan bahwa senyawa yang ada di daun sendok bernama terpenoid mampu digunakan untuk mengobati batu ginjal. Negara Malaysia melakukan penelitian dengan memasukkan sari daun sendok ke dalam tabung untuk eksperimen. Sari dari daun sendok yang mengandung senyawa tersebut bisa menghambat pembentuan kristal di dalam ginjal sehingga massa dai batu ginjal itu bisa bertambah. Senyawa tersebut juga bisa digunakan untuk memperkecil ukuran batu ginjal yang ada di dalam ginjal manusia. Cara membuat obat herbal ginal menggunakan daun sendok ini sangat mudah sekali, yaitu dengan mengambil sari dari daun sendok tersebut. Berikut ini adalah cara mengambil sari daun sendok yang bisa dilakukan di rumah :

  • Siapkan daun sendok sebanyak 7 lembar
  • Haluskan daun sendok tersebut, bisa dengan cara ditumbuk atau di blender.
  • Saring dan juga peras daun sendok yang telah dihaluskan tersebut agar sarinya keluar.
  • Campurkan satu sendok teh madu untuk menetralisir rasa hambar dari daun sendok tersebut.
  • Minum sari daun sendok itu secara teratur tiga kali dalam sehari agar massa batu ginjal segera mengecil.
  1. Daun Sambiloto

Daun sambiloto selama ini banyak digunakan untuk pengobatan herbal, selain bisa digunakan untuk mengobati asam urat dan kolesterol tinggi, daun sambiloto ini bisa digunakan untuk meringankan gejala sakit ginjal. Kandungan senyawa kimia dan juga antioksidannya yang tinggi bisa membuat daun sambiloto ini berguna untuk meringankan sakit ginjal seperti infeksi ginjal. Berikut ini adalah membuat obat herbal ginjal menggunakan daun sambiloto :

  • Siapkan daun sambiloto sebanyak 7 lembar, cuci bersih daun sambloto tersebut.
  • Setelah dicuci bersih, masukkan daun sambiloto ke dalam panci.
  • Masukkan empat gelas air ke dalam panci.
  • Rebus sampai mendidih.
  • Biarkan air rebusannya menyusut menjadi dua gelas.
  • Minum air rebusan itu sebanyak dua kali dalam sehari pagi dan juga malam hari.
  1. Daun Keji Beling

Alam telah menyiapkan tumbuhan yang bisa digunakan untuk mengobati sakit ginjal. Salah satunya adalah daun keji beling. Daun ini memang jarang dijumpai namun daun ini memiliki khasiat untuk menyembuhkan sakit ginjal. Untuk membuat ramuan ginjal diperlukan bahan lainnya selain daun keji beling tersebut. Berikut ini adalah cara membuat ramuan untuk obat herbal ginjal menggunakan daun keji beling :

  • Yang disiapkan adalah daun keji beling sebanyak 25 gram, daun kumis kucing sebanyak 25 gram, daun meniran bersama dengan akarnya sebanyak 20 gram.
  • Membuatnya sama dengan ramuan ramuan sebelumnya. Yaitu dengan cara direbus. Semua bahan dicuci bersih, kemudian direbus mengguaka 3 gelas air. Saat direbus sisakan air rebusannya menjadi 2 gelas banyaknya. Minum air rebusan tersebut sebanyak dua kali dalam sehari. Mengkonsumsi ramuan ini harus teratur agar sakit ginjal bisa segera diatasi.

Itulah 5 Obat Herbal Ginjal Paling Ampuh. Ginjal merupakan organ yang penting bagi kehidupan manusia, oleh sebab itu ada baiknya manusia menjaga ginjalnya dengan baik. Semoga bermanfaat…

Obat Herbal Ginjal Paling Ampuh

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Kencing Batu Dan Cara Mengatasinya

Gejala Kencing Batu Dan Cara Mengatasinya

 

Kencing batu pasti sudah tak asing lagi bagi kita karena penyakit ini juga kita kenal sebagai penyakit batu ginjal. Ginjal yang termasuk dalam organ vital manusia begitu rentan terhadap segala macam kondisi gangguan kesehatan, tak terkecuali batu ginjal. Baik wanita maupun pria dapat mengalami kencing batu ini, khususnya bila kegiatan yang dilakukan lebih banyak duduk.

Gejala Kencing Batu Dan Cara Mengatasinya

Gejala Kencing Batu Dan Cara Mengatasinya

Untuk dapat mengatasi kencing batu semakin parah, kita perlu tahu gejala-gejalanya dari awal. Terkadang sebagian orang tak menyadari bahwa sebuah kondisi yang ia rasakan itu ada hubungannya dengan kencing batu. Oleh karena itulah, kita harus melihat satu per satu kondisi seperti apa saja yang bisa dianggap sebagai gejala kencing batu.

Berikut merupakan beberapa gejala kencing batu yang sering terjadi:

  1. Nyeri Pinggang

Ini merupakan gejala kencing batu yang paling utama. Nyeri yang ditimbulkan oleh batu ginjal tergantung pada letak batunya. Secara umum, nyeri yang terjadi biasanya berlokasi di pinggang belakang. Pinggang kiri atau pinggang kanan tergantung dari letak batunya apakah ada di sistem ginjal kiri atau sistem ginjal kanan. Intensitas nyeri awalnya terasa ringan sedang, namuan dalam waktu 20-60 menit nyeri dapat bertambah menjadi sangat hebat. Saking hebatnya, orang biasanya jadi tidak bisa berjalan dan penahan nyeri yang paling hebat pun sulit untuk melawan sensasi nyeri ini.

  1. Nyeri Pada Lokasi Lain

Nyeri pada gejala kencing batu ternyata tidak hanya dapat terjadi pada pinggang saja. Tergantung tempat batunya, nyeri dapat dirasakan di berbagai lokasi tubuh. Lokasi tubuh lain yang dapat terasa nyeri ialah di pinggang depan, pinggang depan bagian bawah, daerah selangkangan bahkan di daerah kemaluan baik pada laki-laki dan perempuan. Biasanya nyeri di daerah ini diawali dengan riwayat nyeri pinggang dahulu, meski bisa juga muncul mendadak di lokasi yang telah disebutkan di atas. Sama seperti nyeri pinggang, nyeri di daeran ini pun sifatnya dapat hebat sekali.

  1. Nyeri Saat Berkemih

Gejala kencing batu lainnya ialah terasa nyeri ketika sedang berkemih. Keluhan ini muncul terutama bila batu ginjal berada di kandung kemih. Nyeri terjadi karena ketika berkemih, batu menggesek dinding kandung kemih sehingga akan terasa nyeri saat berkemih dan hilang perlahan setelah selesai berkemih. Gejala ini terutama perlu dibedakan dengan gejala infeksi saluran kencing yang biasanya terasa panas dan perih ketika berkemih.

  1. Warna Air Seni Berubah

Selain keinginan untuk buang air kecil secara berkelanjutan dengan kuantitas air seni yang sangat sedikit, air seni yang keluar pun warnanya bisa berubah. Mungkin kita akan otomatis merasa cukup kaget melihat perubahan warna air seni yang pada umumnya bening atau kekuningan kini menjadi agak merah. Bila normalnya warna air seni itu paling parah adalah kuning pekat, pada penderita kencing batu akan mengalami air seni dengan warna kemerahan.

  1. Mual dan Muntah

Gejala kencing batu lainnya yang kita juga harus waspadai adalah saat terjadi mual dan muntah. Mual dan muntah ini memang bukan berarti bahwa kita memiliki sakit kencing batu karena rasa mual yang diikuti muntah dapat menandakan kondisi masuk angin. Tapi bila hal ini terjadi bersama dengan tanda-tanda lainnya yang sudah disebutkan, Anda wajib untuk memeriksakan diri ke dokter sebelum penanganannya lebih sulit karena kondisi makin parah.

Gejala – gejala kencing batu sering kali tidak segera terdeteksi karena perubahannya lambat. Mengetahui gejalanya sejak awal penting supaya dapat segera dilakukan perawatan sesegera mungkin sebelum bertambah parah.

Cara Mengatasi dan Mencegah Kencing Batu

Untuk mencegah dan mengatasi kencing batu, Anda bisa mengkonsumsi suplemen yang baik untuk metabolisme tubuh. Selain itu Anda juga bisa dapat mengkonsumsi suplemen kesehatan S-Lutena yang baik untuk kesehatan ginjal Anda. Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping.

S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami. S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik.

Mengapa harus Suplemen S.Lutena ? Peranan S.Lutena sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S-Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik. Suplemen S.Lutena merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, Suplemen S.Lutena juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Super lutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silinder, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Gejala Kencing Batu Dan Cara Mengatasinya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Batu Ginjal dan Kencing Batu, Apa Bedanya ?

Batu Ginjal dan Kencing Batu, Apa Bedanya ?

 

Masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya apakah batu ginjal dan kencing batu itu berbeda  atau tidak. Memang pertanyaan tersebut sangatlah wajar. Nahh kali ini saya akan membahas mengenai batu ginjal dan kencing batu.

Batu Ginjal dan Kencing Batu, Apa Bedanya ?

Batu Ginjal dan Kencing Batu, Apa Bedanya ?

Batu Ginjal dan Kencing Batu pada prinsipnya sama saja.  Karena kencing batu adalah salah satu tanda dari adanya batu ginjal. Batu ginjal biasanya berukuran sangat kecil atau bisa mencapai sekitar beberapa inci. Ukuran batu yang lebih besar yang mengisi saluran yang membawa kencing dari ginjal ke kandung kemih disebut batu staghorn. Penyakit batu ginjal biasanya dialami oleh siapa pun yang kurang minum air putih, sehingga terdapat endapan berbentuk batu-batu kecil di saluran kencing. Dalam dunia medis, batu ginjal adalah suatu massa yang bertekstur keras seperti batu yang terdapat di sepanjang saluran kandung kemih (kalkulus uriner).

Batu ginjal dapat terjadi karena funginya sebagai penyaring zat-zat limbah yang terdapat didalam tubuh yang akan dibuang melalui urin, namun pada kondisi kadar zat tersebut terlalu tinggi maka dapat mengakibatkan tidak dapat dilakukan pembuangan secara sempurna sehingga masih mengendap di dalam ginjal. Endapan tersebut lama kelamaan dapat mengeras atau mengkristal, sehingga terbentuklah apa yang sering disebut dengan batu ginjal. Sedangkan gejala dari batu ginjal dapat berupa :

  • Rasa nyeri pada pinggang, perut bagian bawah, maupun selangkangan. (Nyeri terletak pada bagian-bagian sepanjang lokasi saluran kemih berada)
  • Demam, apabila terjadi infeksi saluran kemih
  • Keluarnya kristal atau pasir-pasir halus pada urin (biasa dikenal dengan Kencing Batu)
  • Anyang-anyangan atau rasa tidak tuntas saat berkemih
  • Dan lain sebagainya

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk batu ginjal (kencing batu)?

Ada banyak faktor-faktor yang membuat Anda berisiko kencing batu seperti:

  • Riwayat kesehatan keluarga atau pribadi dengan batu ginjal
  • Dehidrasi
  • Diet-diet tertentu. Makan makanan diet yang tinggi protein, sodium, dan gula bisa meningkatkan risiko Anda untuk beberapa tipe batu ginjal.
  • Mengalami obesitas.
  • Penyakit pencernaan dan operasi pencernaan. Operasi lambung (gastric bypass surgery), infeksi usus, atau diare kronis bisa menyebabkan perubahan di dalam proses pencernaan yang memengaruhi penyerapan kalsium dan air, meningkatkan kadar tingkat pembentukan batu di dalam urin Anda.

Kondisi medis lainnya. Penyakit dan kondisi lain yang bisa meningkatkan risiko batu ginjal termasuk renal tubular acidosis, cystinuria, hyperparathyroidism, obat-obatan tertentu, dan beberapa infeksi kandung kemih.

Pencegahan Batu Ginjal dan Kencing Batu

Penyakit batu ginjal dan kencing batu bisa dicegah dengan membiasakan diri mempraktekan pola hidup sehat. Lebih jelasnya seperti poin-poin di bawah ini:

  • Perubahan gaya hidup.
  • Minum cukup air setiap hari.
  • Makan lebih sedikit makanan kaya oxalate, seperti bayam, ubi, teh, cokelat dan produk kedelai.
  • Memilih makanan yang rendah garam dan protein hewani.
  • Makan makanan kaya kalsium, akan tetapi membatasi penggunaan suplemen kalsium.

Pencegahan batu ginjal dan kencing batu juga bisa dilakukan dengan cara mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Misalnya obat allopurinol untuk menurunkan kadar asam urat di darah sehingga mencegah terbentuknya batu ginjal asam urat. Biasanya langkah ini dianjurkan bagi mereka yang sebelumnya pernah menderita batu ginjal agar kondisi tersebut tidak kambuh.

Untuk mengobati dan mencegah batu ginjal dan kencing batu, Anda juga bisa mengobati dan mencegahnya dengan mengkonsumsi suplemen kesehatan S-Lutena. Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Mengapa harus Suplemen S.Lutena ? Peranan S.Lutena sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S-Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Batu Ginjal dan Kencing Batu, Apa Bedanya ?

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hidronefrosis atau Ginjal Bengkak

Hidronefrosis atau Ginjal Bengkak

 

Hidronefrosis atau dikenal juga dengan Ginjal bengkak adalah kondisi di mana terjadi penumpukan urine di salah satu atau kedua ginjal. Hal ini dapat terjadi karena urine tidak bisa dikeluarkan menuju ke kandung kemih.

Hidronefrosis atau Ginjal Bengkak

Hidronefrosis atau Ginjal Bengkak

Normalnya, ginjal bekerja untuk menyaring sisa kotoran dari darah, lalu kemudian membuangnya bersama sisa cairan tubuh dalam bentuk urine. Urine akan disalurkan melalui ureter menuju kandung kemih yang kemudian ditampung hingga kita berkemih. Namun, proses penyaluran itu dapat terhambat jika terjadi penyumbatan di dalam saluran ureter. Urine tidak dapat keluar atau bahkan kembali naik ke ginjal. Sehingga ginjal penuh dengan urine dan membengkak.

Hidronefronis atau ginjal bengkak ini dapat terjadi hanya pada salah satu ginjal (hidronefrosis unilateral), atau bahkan kedua ginjal (hidronefrosis bilateral). Kondisi ginjal bengkak ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tapi juga bayi. Pada bayi, kondisi ini bahkan sudah dapat dilihat dari sebelum bayi lahir melalui proses USG.

Gejala-gejala Hidronefrosis

Hidronefrosis dapat berkembang secara mendadak maupun berkembang secara perlahan-lahan. Sejumlah gejala yang menyertai pembengkakan ginjal ini adalah :

  • Rasa sakit pada punggung atau sisi tubuh. Bisa berupa sakit yang parah dan muncul tiba-tiba atau sensasi nyeri tumpul yang datang dan pergi.
  • Demam.
  • Mual.
  • Perut yang bertambah besar.
  • Menggigil.
  • Darah pada urine.
  • Sakit saat buang air kecil.
  • Frekuensi buang air kecil yang meningkat.

Apabila mengalami gejala-gejala tersebut (terutama sakit punggung, rasa sakit pada satu sisi tubuh, demam, atau mual), segera periksakan diri Anda ke dokter. Pastikan juga untuk memperhatikan bila ada perubahan pada frekuensi buang air kecil Anda.

Penyebab Hidronefrosis atau Ginjal Bengkak

Hidronefrosis biasanya terjadi akibat adanya sumbatan pada sambungan ureteropelvik (sambungan antara ureter dan pelvis renalis):

  • Kelainan struktural, misalnya jika masuknya ureter ke dalam pelvis renalis terlalu tinggi
  • Lilitan pada sambungan ureteropelvik akibat ginjal bergeser ke bawah
  • Batu di dalam pelvis renalis
  • Penekanan pada ureter oleh:
  • Jaringan fibrosa
  • Arteri atau vena yang letaknya abnormal
  • Tumor

Hidronefrosis juga bisa terjadi akibat adanya penyumbatan di bawah sambungan ureteropelvik atau karena arus balik air kemih dari kandung kemih:

  • Batu di dalam ureter
  • Tumor di dalam atau di dekat ureter
  • Penyempitan ureter akibat cacat bawaan, cedera, infeksi, terapi penyinaran atau pembedahan
  • Kelainan pada otot atau saraf di kandung kemih atau ureter
  • Pembentukan jaringan fibrosa di dalam atau di sekeliling ureter akibat pembedahan, rontgen atau obat-obatan (terutama metisergid)
  • Ureterokel (penonjolan ujung bawah ureter ke dalam kandung kemih)
  • Kanker kandung kemih, leher rahim, rahim, prostat atau organ panggul lainnya
  • Sumbatan yang menghalangi aliran air kemih dari kandung kemih ke uretra akibat pembesaran prostat, peradangan, atau kanker
  • Arus balik air kemih dari kandung kemih akibat cacat bawaan atau cedera
  • Infeksi saluran kemih yang berat, yang untuk sementara waktu menghalangi kontraksi ureter.

Terkadang hidronefrosis terjadi selama kehamilan karena pembesaran rahim menekan ureter. Perubahan hormonal akan memperburuk keadaan ini karena mengurangi kontraksi ureter yang secara normal mengalirkan air kemih ke kandung kemih. Hidronefrosis akan berakhir bila kehamilan berakhir, meskipun sesudahnya pelvis renalis dan ureter mungkin tetap agak melebar.

Pelebaran pelvis renalis yang berlangsung lama dapat menghalangi kontraksi otot ritmis yang secara normal mengalirkan air kemih ke kandung kemih. Jaringan fibrosa lalu akan menggantikan kedudukan jaringan otot yang normal di dinding ureter sehingga terjadi kerusakan yang menetap.

Cara Mengatasi Ginjal Bengkak

Cara mengatasi hidronefrosis atau ginjal bengkak tidak sama untuk semua orang, dan dapat berbeda berdasarkan usia, tingkat keparahan, dan penyebab terjadinya ginjal bengkak. Misalnya saja, orang dewasa yang mengalami ginjal bengkak umumnya perlu menjalani proses kateterisasi. Ini adalah proses di mana dilakukannya pengeringan urine dari dalam ginjal, sehingga dapat mencegah kerusakan ginjal di kemudian hari. Prosedur ini juga berguna untuk mengurangi rasa sakit yang terjadi karena ginjal bengkak.

Setelah itu, barulah kemudian dokter akan mengatasi penyebab dari ginjal bengkak. Misalnya saja, melakukan pemasangan stent pada pasien yang mengalami penyempitan ureter. Mengangkat batu pada penderita penyakit batu ginjal.  Melakukan operasi pengangkatan prostat pada pasien dengan pembengkakan prostat, dan melakukan radioterapi atau kemoterapi pada penderita kanker. Ginjal bengkak yang terjadi karena kehamilan, biasanya tidak memerlukan penanganan khusus, karena kondisi ini akan membaik dalam beberapa minggu setelah melahirkan.

Hidronefrosis atau Ginjal Bengkak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Ginjal Bocor Pada Anak

Penyebab Ginjal Bocor Pada Anak

 

Penyebab Ginjal Bocor Pada Anak – Tak semua orangtua beruntung melahirkan bayi yang normal dan sehat. Ada diantara mereka memiliki anak yang mengidap kelainan. Sindrom nefrotik atau dikenal juga dengan istilah ginjal bocor adalah salah satunya. Anak yang menderita ginjal bocor, sepintas tak ada bedanya dengan anak-anak pada umumnya.

Penyebab Ginjal Bocor Pada Ana

Penyebab Ginjal Bocor Pada Ana

Sindrom Nefrotik adalah suatu sindroma (kumpulan gejala-gejala) yang terjadi akibat berbagai penyakit yang menyerang ginjal dan menyebabkan :

  • Proteinuria (protein di dalam air kemih)
  • Menurunnya kadar albumin dalam darah
  • Penimbunan garam dan air yang berlebihan
  • Meningkatnya kadar lemak dalam darah.

Sindroma ini bisa terjadi pada segala usia. Pada anak-anak, paling sering timbul pada usia 18 bulan sampai 4 tahun, dan lebih banyak menyerang anak laki-laki.

Anak yang mengidap sindrom nefrotik bisa nampak tetap aktif, gembira dan sehat. Namun, anak itu setiap minggu harus kontrol ke dokter. Capek sedikit saja, badan anak jadi bengkak. Selain itu, anak harus selalu segera makan jika ia merasa lapar. Jika sudah begini, hendaknya orangtua bersabar akan kondisi anak. Yang penting, melakukan kontrol secara teratur.

Apa Penyebab Ginjal Bocor Pada Anak ?

Berbagai penyakit dapat mempengaruhi glomeruli dan dapat menjadi penyebab ginjal bocor pada anak. Berikut ini memberikan gambaran singkat dari yang utama:

  1. Penyakit Perubahan Minimal

Penyebab ginjal bocor pada anak adalah adanya penyakit perubahan minimal. Nama ‘perubahan minimal’ berasal dari fakta bahwa hampir tidak ada perubahan terdeteksi dalam glomeruli jika sampel ginjal dilihat di bawah mikroskop. Meskipun glomeruli terlihat normal di bawah mikroskop, tampaknya ada beberapa perubahan kecil dalam glomeruli yang memungkinkan kebocoran protein. Penyebab penyakit perubahan minimal tidak jelas. Mungkin ada hubungannya dengan sedikit perubahan dalam sistem kekebalan tubuh, atau mungkin reaksi dari bagian dari sistem kekebalan tubuh untuk beberapa faktor tak dikenal.

Penyakit perubahan minimal menyebabkan sekitar 9 dari 10 kasus sindrom nefrotik pada anak-anak di bawah usia 5 tahun. Hal ini menyebabkan sekitar 1 dari 5 kasus sindrom nefrotik pada orang dewasa. Ini biasanya merespon dengan baik terhadap pengobatan dengan obat steroid dan tidak menyebabkan gagal ginjal dalam banyak kasus.

  1. Nefropati Membranosa

Penyebab ginjal bocor pada anak adalah nefropati membranosa. Hal ini kadang-kadang disebut nephritis membran atau glomerulonefritis membranosa. Ini merupakan penyebab umum dari sindrom nefrotik pada orang dewasa. Hal ini jarang menyebabkan pada anak-anak.

  1. Glomerulosklerosis Fokal Segmental (FSGS)

Penyebab ginjal bocor pada anak adalah terjadinya glomerulosklerosis fokal segmental. Ini adalah suatu kondisi dimana bekas luka kecil (sclerosis) mengembangkan pada beberapa glomeruli. Penyebabnya tidak diketahui dalam banyak kasus. Namun, reaksi dari sistem kekebalan tubuh untuk sesuatu, atau untuk berbagai hal yang berbeda, diduga menjadi penyebabnya. menyumbang FSGS hingga 1 dalam 10 kasus sindrom nefrotik pada anak-anak tetapi persentase yang lebih tinggi dari kasus pada orang dewasa.

  1. Gangguan Lain Glomeruli

Penyebab ginjal bocor pada anak adalah adanya gangguan lain glomeruli. Ada berbagai gangguan ginjal jarang lainnya, yang terutama mempengaruhi glomeruli, yang dapat mengakibatkan sindrom nefrotik. Misalnya, glomerulonefritis membranoproliferative, mesangial glomerulonefritis proliferatif, fibrillary glomerulosklerosis, diffuse mesangial sclerosis, IgM mesangial nefropati. Penyebab beberapa kondisi ini tidak jelas. Namun, beberapa mungkin disebabkan oleh reaksi dari sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan kerusakan pada bagian tertentu dari glomeruli atau sel terdekat.

  1. Kondisi Umum Lainnya

Sebuah komplikasi dari beberapa kondisi yang lebih umum lainnya dapat menyebabkan kerusakan glomeruli, mengakibatkan sindrom nefrotik. Misalnya, sindrom nefrotik merupakan komplikasi yang mungkin dari diabetes, lupus eritematosus sistemik (SLE), rheumatoid arthritis, poliarteritis nodosa, Henoch-Schonlein purpura, berbagai infeksi, beberapa jenis kanker dan amiloidosis. Hal ini juga dapat terjadi sebagai efek samping dari obat-obatan tertentu, dan sebagai konsekuensi dari berbagai racun atau toksin.

Pencegahan Ginjal Bocor Pada Anak

Untuk mencegah terserang sindrom nefrotik, cara terbaik yang dapat dilakukan adalah mengonsumsi nutrisi sehat dan seimbang. Contohnya adalah mengonsumsi makanan berprotein tinggi dan mengurangi konsumsi makan yang mengandung garam, lemak, serta kolestrol. Tanyakan pada dokter mengenai diet yang tepat untuk kondisi fisik Anda.

Penyebab Ginjal Bocor Pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Sindrom Nefrotik (Ginjal Bocor)

Sindrom Nefrotik (Ginjal Bocor)

 

Ginjal adalah organ tubuh yang berfungsi untuk mengeluarkan kotoran dari darah dan menjaga keseimbangan nutrisi, air, dan garam. Sindrom nefrotik adalah penyakit ginjal yang mengganggu keseimbangan tersebut. Ginjal dapat membersihkan darah melalui sebuah penyaring yang bernama nefron. Ketika seseorang terkena sindrom nefrotik, berarti nefronnya mengalami kerusakan, sehingga protein juga akan ikut dikeluarkan dari tubuh bersama dengan kotoran lainnya.

Sindrom Nefrotik (Ginjal Bocor)

Sindrom Nefrotik (Ginjal Bocor)

Albumin dapat mengendalikan volume darah, sedangkan globulin mengandung protein antibodi yang membantu tubuh melawan infeksi. Karena sindrom nefrotik, kedua protein penting ini akan dikeluarkan dari tubuh, dan menyebabkan berbagai gejala. Kondisi ini juga dapat menyebabkan komplikasi yang serius, seperti gagal ginjal akut, penyakit ginjal kronis, dan gagal jantung kongestif.

Gejala Sindrom Nefrotik

Beberapa gejala sindrom nefrotik yang banyak dijumpai antara lain :

  • Urin bebusa atau berbuih.
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.
  • Malaise umum (lemas merasa tidak sehat).
  • Pembengkakan atau edema (retensi cairan atau bengkak), terutama di sekitar perut (ascites), kaki (edema tungkai) dan kelopak mata, jika mengenai seluruh tubuh disebut sebagai edema anasarka.
  • Pengecilan otot-otot tubuh.
  • Sakit perut.
  • Pusing saat berdiri dari berbaring atau posisi duduk, disebut hipotensi ortostatik.

Penyebab Sindrom Nefrotik

Pada kondisi normal, urine biasanya tidak mengandung protein. Glomeruli atau sekelompok pembuluh darah dalam ginjal akan menyaring darah dan memisahkan zat yang dibutuhkan tubuh dari limbah. Tetapi jika terjadi kerusakan atau ‘kebocoran’ pada glomeruli, tubuh akan kehilangan protein secara berlebihan dan mengeluarkannya lewat urine.

Kerusakan pada glomeruli inilah yang gejala utama sindrom nefrotik. Terdapat berbagai jenis penyakit serta kondisi kesehatan yang bisa menyebabkan kerusakan ini, misalnya:

  • Glomerulonefritis perubahan minimal. Penyakit ini memicu fungsi abnormal pada ginjal, tapi sampel jaringan dari ginjal penderitanya akan tampak normal atau mendekati normal saat diperiksa di bawah mikroskop. Diperkirakan sekitar 90 persen sindrom nefrotik pada anak disebabkan oleh penyakit ini.
  • Glomerulosklerosis atau terbentuknya jaringan parut pada glomeruli.
  • Nefropati membranosa atau glomerulonefritis membranosa. Penyakit ini menyebabkan penebalan pada membran glomeruli dan merupakan penyebab umum sindrom nefrotik pada penderita dewasa.
  • Nefropati diabetes atau komplikasi ginjal akibat diabetes.
  • Lupus.
  • Infeksi tertentu, seperti HIV, hepatitis, serta sifilis.
  • Beberapa jenis kanker, seperti kanker darah (leukemia) dan limfoma.

Komplikasi Sindrom Nefrotik

Sindrom nefrotik yang tidak ditangani dengan efektif dapat menyebabkan berbagai komplikasi dan beberapa di antaranya bisa berakibat fatal. Sejumlah komplikasi yang berpotensi muncul meliputi :

  • Meningkatnya risiko infeksi dan penggumpalan darah.
  • Kadar kolesterol yang tinggi dalam darah.
  • Anemia.
  • Kekurangan gizi, misalnya defisiensi vitamin D.
  • Hipertensi.
  • Gagal ginjal akut.
  • Penyakit ginjal kronis.

Mengobati dan Mencegah Sindrom Nefrotik

Untuk mencegah dan mengobati sindrom nefrotik, Anda bisa mengkonsumsi suplemen yang baik untuk metabolisme tubuh. S.LutenaSelain itu Anda juga bisa dapat mengkonsumsi suplemen kesehatan S-Lutena yang baik untuk kesehatan ginjal Anda. Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping.

S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami. S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik.

Mengapa harus Suplemen S.Lutena ? Peranan S.Lutena sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S-Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik. Suplemen S.Lutena merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, Suplemen S.Lutena juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Super lutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silinder, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Sindrom Nefrotik (Ginjal Bocor)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mengatasi Ginjal Bocor

Mengatasi Ginjal Bocor

 

Ginjal bocor atau dikenal dengan istilah penyakit Sindroma Nefrotik merupakan salah satu penyakit yang ditandai dengan adanya kebocoran di ginjal yang disebabkan oleh sel-sel ginjal sehingga mengalami penurunan di dalam dan menghambat keluarnya protein (albumin). Selain itu sindroma nefrotik ini ditandai dengan adanya proteinuria, hipoalbuminemia, hiperlipidemia serta edema. Ginjal yang normal dan sehat berfungsi menyaring protein di dalam tubuh agar tidak keluar. Apabila terjadi kebocoran pada ginjal akan menyebabkan kadar protein dalam tubuh akan terus berkurang dan menyebabkan tubuh kekurangan albumin atau jumlah protein.

Mengatasi Ginjal BocorBagaimana cara mengatasi ginjal bocor ?

Berikut tips cara mengatasi ginjal bocor paling mudah dan terbukti ampuh menyembuhkan tanpa efek samping, antara lain :

  1. Biji mahoni

Biji mahoni dapat mengautkan pembuliuh darah ginjal. Melindungi dari kelemahan akibat desakan kadar gula dalam darah yang tinggi dan meredakan peradangan jika memang telah terjadi luka dalam ginjal. Untuk cara mengatasi ginjal bocor pada anak anak dan dewasa dapat menggunakan biji mahoni yang sudah tua.

Cara mengatasi ginjal bocor : Ambillah 3 biji mahoni lalu tumbuk dan haluskan. Saringlah biji mahoni yang telah dihaluskan tersebut lalu seduhkan dalam segelas air panas. Aduk sampai merata, Biarkan menjadi hangat untuk kemudian diminum dua kali sehari.

  1. Daun tempuyung

Daun tempuyung mengandung kalium, Flavonoid, Salica, Alfalaktuserol, Inositol, Taraksakerol yang dapat melancarkan saluran kemih(diuretik) dan mengobati peradangan pada ginjal. Cara mengatasi ginjal bocor dapat diawali dengan menggunakan daun tempuyung yang relatif aman dan terbukti menyembuhkan.

Cara mengatasi ginjal bocor: Ambillah daun tempuyung yang telah dibuat bubuk lalu seduhlah dengan air panas. Aduklah dan biarkan menjadi hangat lalu minumlah dua kali sehari secara rutin.

  1. Daun kumis kucing

Daun kumis kucing merupakan tanaman herbal yang bisa digunakan untuk cara mengatasi ginjal bocor, Karena kumis kucing mengandung senyawa turunan terpen, Zat fenolat (flavonoid), Orthosiponin glycosides, Garam kalium, Minyak atsiri, dan zat anti radang atau efek inflammatori yang sangat tinggi, Sehingga mampu mengahancurkan batuy ginjal, Mencegah gagal ginjal, Menyembuhkan radang dan infeksi ginjalserta melancarkan saluran kencing.

Cara mengatasi ginjal bocor : Ambillah daun kumis kucing sebanyak 25 gr, meniran 25 gr dan daun ngokilo 25 gr lalu hancurkan sewmuanya kemudian rebuslah hingga mendidih dengan takaran air 3 gelas dan biarkan menyisakan 2 gelas saja. Saringlah untuk kemudian diminum tiga kali sehari secara teratur.

  1. Jus lobak putih

Lobak putih memiliki kandungan senyawa penyembuh penyakit yang berhubungan dengan masalah ginjal dan ampuh untuk dijadikan cara mengatasi ginjal bocor yang terjadi pada anak anak, Antaranya lain mengandung Asam folic, Beta-karaoten, Mangan, Zat besi, Minyak atsiri , Asam oksalat, Vitamin A, B1, B2, Cdan E yang dapat menyehatkan kandung kemih, Menyehatkan organ ginjal dan melancarkan aliran darah keginjal.

Cara mengatasi ginjal bocor : Ambillah beberapa buah lobak putih, bersihkan lalu potonglah menjadi beberapa bagian. Blender dan buatlah sebagai jus harian untuk menjaga kesehatan ginjal yang sedang mengalami peradngan agar terhindar dari kebocoran. Jus lobak dapat ditambahakan madu dan air lemon secukupnya. Konsumsilah 2 kali sehari secara rutin.

  1. Daun pegagan

Daun Daun pegagan adalah obat tradisional ampuh untuk cara mengatasi ginjal bocor karena memiliki kandungan anti luka, Anti toksik, Pengahancur batu pada saluran kencing, Menyembuhkan demam akibat ginjal mengalami perdangan dan meredakabn infeksi pada ginjal yang sedang terserang infeksi virusa agar terhindar dari kerusakan yang lebih parah dan rentan terjadi kebocoran.

Cara mengatasi ginjal bocor : Ambilah 30 gr daun pegagan lalu tambahkan meniran 30 gr serta daun dewa 30 gr pula untuk kemudsian direbus menjadi satu dengan 3 gelas air dan biarkan sampai mendidih. Setelah menyisakan air menjadi 2 gelas saja maka minumlah secara riutin dua kali sehari.

  1. Mengkudu

Menggunakan buah mengkudu yang matang adalah salah satu cara mengatasi ginjal bocor yang paling manjur yang dapat diberikan pada penderita dewasa dan lansia. Mengkudu memiliki kandungan kimia yang mampu mengobati penyakit diabetes tipe 1 dan 2 penyebab kebocoran ginjal dan dapat menurunkan kadar gula dalam darah yang juga bisa menyebabkan ginjal meradang dan bocor.

Cara mengatasi ginjal bocor : Parutlah 3 buah mengkudu yang sudah matang lalu peraslah airnya dan tambahkan madu secukupnya.Minumlah sari mengkudu tersebut 2 kali sehari. Ramuan ini dapat diberikan pada anak anak, Dewas maupun orangtua (lansia). Tetapi perlu diketahui bahwa tidak dianjurkan untuk minum air mengkudu secara berlebihan, Karena efek samping mengkudu bagi kesehatan tubuh tetap saja bisa muncul yaitu salah satunya dapat memperparah kondisi ginjal yang awalnya telah mengalami infeksi virus.

Selain mengatasi ginjal bocor dengan tanaman alami diatas, untuk mencegah dan mengatasi ginjal bocor, Anda juga bisa mengobati dan mencegahnya dengan mengkonsumsi suplemen kesehatan S-Lutena. Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami. S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Mengatasi Ginjal Bocor

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Gagal Ginjal

Gejala Gagal Ginjal

 

Gagal ginjal merupakan kondisi dimana ginjal tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar. Gagal ginjal sendiri terbagi menjadi dua, yakni gagal ginjal akut dan gagal-ginjal kronik. Gagal-ginjal kronik terjadi secara perlahan-lahan, akhirnya menjadi berat dan tidak bisa disembuhkan. Sedangkan gagal-ginjal akut terjadi secara tiba-tiba dan berat, namun masih dapat disembuhkan.

Gejala Gagal Ginjal

Gejala Gagal Ginjal

Pada gagal-ginjal akut, penurunan fungsi ginjal akan terjadi secara tiba-tiba dalam waktu beberapa hari atau beberapa minggu. Ini biasanya ditandai dengan hasil pemeriksaan fungsi ginjal dan kadar urea nitrogen dalam darah yang meningkat.

Sedangkan pada gagal-ginjal kronik, penurunan fungsi ginjal terjadi secara perlahan-lahan. Biasanya proses penurunan fungsi ginjal tersebut berlangsung terus menerus selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, sampai akhirnya ginjal tidak dapat berfungsi sama sekali.

Apa Ciri-Ciri dan Gejala Gagal Ginjal yang bisa Kita Amati ?

Berikut adalah 10 gejala gagal ginjal yang berhasil kami himpun dengan harapan agar dapat memudahkan bagi pembaca untuk memahaminya.

  1. Perubahan Buang Air Kecil

Ginjal bekerja keras sepanjang hari untuk menghasilkan urin; Oleh karena itu, ketika ia tidak bekerja secara normal, maka yang langsung dapat kita amati adalah adanya perubahan atau tanda-tanda abnormal pada urin.

  • Sering Kencing. Gejala gagal ginjal pertama dan terpenting adalah sering buang air kecil, terutama pada malam hari, mungkin merupakan indikasi awal bahwa seseorang bisa menderita gagal ginjal. Gejala Gagal Ginjal
  • Perubahan warna Urin. Hal lain yang dapat kita lihat adalah warna urin; yang biasanya berwarna kuning jernih menjadi keruh atau kuning keckolatan. Penting juga untuk diperhatikan bahwa orang-orang yang banyak minum air putih sepanjang hari mungkin memiliki warna lebih terang dari urin, itu tidak harus jelas, melainkan redup kuning.
  • Urin berbusa. Perubahan lain dalam buang air kecil yaitu urin berbusa, atau hampir tampak seolah-olah berbuih. Gejala Gagal Ginjal
  • Kencing Berdarah. Darah dalam urin juga merupakan tanda-tanda bahwa ginjal berada dalam kesulitan. Gejala Gagal Ginjal
  1. Tubuh Bengkak

Gejala gagal ginjal pada tahap awal adalah tubuh yang akan mengalami pembengkakan. Kondisi bengkak bisa terjadi pada bagian pergelangan kaki, tangan, wajah dan betis. Kondisi ini disebabkan ketika tubuh tidak bisa mengeluarkan semua cairan yang menumpuk dalam tubuh. Bersamaan dengan ciri selalu ingin buang air kecil dan volume yang sangat sedikit, maka gejala ini bisa menjadi lebih parah. Gejala ini juga sering disertai dengan beberapa tanda seperti rambut yang rontok terus menerus, berat badan yang turun meskipun terlihat lebih gemuk. Gejala Gagal Ginjal

  1. Kelelahan

Ginjal memiliki sistem kerja yang memang sudah sangat teratur. Salah satunya adalah ginjal bisa membuat sebuah hormon yang disebut dengan nama eritropoietin. Ini adalah hormon yang bekerja untuk memberikan sinyal kepada tubuh agar bisa memproduksi sel darah merah. Sel darah merah bekerja untuk metabolisme. Ketika ginjal gagal dalam membuat hormon ini maka tubuh juga akan kehilangan kemampuan untuk memproduksi sel darah merah. Sehingga Anda akan merasa sangat lelah akibat tidak ada sel darah merah yang cukup untuk memproduksi sel darah merah. Sel darah merah akan menyalurkan oksigen ke beberapa bagian termasuk otot dan otak. Jadi gejala anemia biasanya terjadi pada tahap awal. Gejala Gagal GinjalGejala Gagal Ginjal

  1. Kulit gatal

Ginjal juga mengambil partikel limbah dari darah, sehingga ketika ginjal tidak berfungsi dengan baik pada individu, hasilnya limbah tubuh akan keluar melalui darah dan menyebar ke kulit. Dengan demikian, maka terjadilah gejala gagal ginjal berupa kulit kering, bercak kulit gatal di seluruh tubuh yang sering muncul pada tungkai, punggung, kepala, dan dada. gatal parah ini bisa sangat tidak nyaman, dan dapat mengalihkan perhatian pasien dari kegiatan sehari-hari. Obat gatal berupa krim tidak bisa meredakan gatal ini, dan memeriksakan diri ke dokter merupakan suatu keharusan.

  1. Bau Mulut

Ketika ada banyak racun dan limbah dalam darah dan cairan dalam tubuh maka bisa menyebabkan Anda mengalami bau mulut yang tidak sedap. Kondisi inilah yang kemudian akan membuat mulut memproduksi banyak amonia dalam mulut. Biasanya gejala ini akan menjadi lebih buruk karena bau mulut menyebabkan lidah kehilangan kemampuan untuk mengecap rasa. Kemudian Anda mulai tidak menyukai beberapa makanan favorit dan bahkan berat badan akan terus menurun karena nafsu makan yang buruk.

  1. Mual Muntah

Muntah merupakan suatu pengalaman yang tidak pernah menyenangkan, namun sayangnya gejala ini adalah gejala gagal ginjal yang hampir selalu ada. Ketika pasien mulai mengalami kulit gatal, maka biasanya akan diiringi dengan mual konstan, diikuti oleh muntah selama beberapa hari. Ditambah lagi rasa mulut yang tidak enak ketika makan makanan. Mereka yang menderita gagal ginjal sering bingung membedakan apakah mual dan muntah ini gejala penyakit biasa atau masalah serius sehingga banyak yang tidak mencari pengobatan untuk masalah ginjal untuk mencegahnya agar tidak menjadi parah.

  1. Nafas Tidak Lega

Ketika seseorang mengalami kesulitan bernapas, maka yang perlu kita tahu adalah ada sesuatu dalam tubuh tidak beres. Napas tak lega bisa dimaksudkan sebagai nafas pendek atau sesak nafas apabila ini terjadi ketika tidak sedang beraktifitas berat, maka ada kecurigaan bahwa itu gejala gagal ginjal. Hal ini bisa terjadi akibat perjalanan cairan ke paru-paru, dan tubuh yang kekurangan sel darah merah karena menurunnya fungsi ginjal.

  1. Gangguan Memori

Ketika anda beranjak tua, Anda cenderung menjadi lebih pelupa; Namun, itu bukan jenis kehilangan memori yang disebabkan oleh penyakit ginjal. Gangguan memori akibat gagal ginjal terjadi akibat kurangnya konsentrasi yang diikuti oleh pusing yang disebabkan oleh peningkatan kadar racun dalam darah karena kerusakan ginjal. Kondisi ini tidak berdiri sendiri, jadi harus diperhatikan adanya ciri-ciri gagal ginjal yang lainnya.

  1. Kedinginan dan Menggigil

Ketika suhu udara tidak dingin namun merasa kedinginan bahkan menggigil, maka kita patut curiga adanya masalah dalam tubuh. Dan harus diwaspadai karena ini merupakan salah satu gejala gagal ginjal yang terjadi akibat anemia atau kekurangan sel-sel darah merah. Meningkatkan asupan zat besi, minum lebih banyak air, dan tentu saja menjalankan perawatan ginjal yang disarankan dokter, semua itu akan membantu mengatasi gejala gagal ginjal ini.

  1. Nyeri Pinggang

Flank area adalah daerah pinggang kanan dan kiri bertepatan dengan perut bagian atas sampai tengah di sisi pinggir kanan dan kiri. Lokasi ini bertepatan dengan keberadaan ginjal, dan ketika ada nyeri di daerah ini, maka patut dicurigai adanya gangguan ginjal berat. Gejala Gagal Ginjal

Itulah beberapa gejala gagal ginjal. Jika Anda merasakan gejala-gejala seperti diatas, segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut. Semoga bermanfaat !!

Gejala Gagal Ginjal

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Jenis Batu Ginjal

Jenis Batu Ginjal

 

Kenali Jenis – Jenis Batu Ginjal !! Penyakit batu ginjal atau nefrolitiasis adalah suatu kondisi ketika material keras yang menyerupai batu terbentuk di dalam ginjal. Material tersebut berasal dari sisa zat-zat limbah di dalam darah yang disaring oleh ginjal yang kemudian mengendap dan mengkristal seiring waktu.

Jenis Batu Ginjal

Jenis Batu Ginjal

Pada sebagian besar kasus, penyakit batu ginjal dialami oleh orang-orang yang berusia 30-60 tahun. Diperkirakan 10 persen wanita dan 15 persen pria pernah mengalami kondisi ini selama hidup mereka.

Gejala batu ginjal yang paling umum adalah rasa nyeri yang menetap pada perut bagian samping, punggung bagian bawah, pinggang, selangkangan, atau bahkan testis (pada pria).  Selain itu, gejala lain dari batu ginjal yang mungkin ada adalah :

  • Meningkatnya frekuensi buang air kecil dan rasa sakit saat berkemih.
  • Warna urine tampak keruh dan beraroma tidak sedap. Warna keruh seperti kecokelatan atau kemerahan pada urine tersebut bisa diakibatkan oleh adanya pendarahan saat batu ginjal melewati saluran kemih.
  • Mual dan bisa disertai muntah.
  • Sulit beristirahat karena sulit menemukan posisi yang tepat untuk melakukannya.

Batu ginjal yang tersangkut di ureter dan membuat aliran urine tidak lancar bisa menyebabkan penumpukan kotoran. Penumpukan kotoran ini bisa menyebabkan perkembangbiakan bakteri yang akhirnya dapat berakibat ke infeksi ginjal. Jika infeksi ginjal sudah terjadi, maka gejala yang bisa dialami penderita adalah demam, badan terasa lemas, tubuh terasa dingin bahkan sampai menggigil, urine tampak keruh dan beraroma tidak sedap, serta diare.

Apa saja jenis batu ginjal ?

Bentuk dan jenis batu ginjal bervariasi tergantung dimana batu tersebut terbentuk dan bahan pembentukan dari batu itu sendiri, misalnya kalsium oksalat, kalsium fosfat, asam urat, batu sistin yang terjadi akibat faktor genetik, batu magnesium amonium fosfat (struvit), batu matrix, santin. Begitu pula bentuk dan warna batu, ada yang hitam, coklat, putih, halus, kasar/tajam sehingga dapat melukai saluran kencing. Jenis batu ginjal berdasarkan sumber pembentuknya antara lain :

  1. Batu kalsium

Jenis batu ginjal ini terbentuk dari kalsium oksalat yang tinggi pada saluran kemih. Kadar oksalat yang tinggi dalam air kemih yang menyokong terbentuknya batu kalsium merupakan akibat dari mengkonsumsi makanan yang kaya oksalat seperti bayam, coklat, kacang-kacangan, merica, dan teh. Selain itu, riwayat operasi saluran pencernaan dan beberapa kelainan metabolisme juga menjadi faktor pemicu batu ginjal kalsium.

  1. Batu struvite

Batu struvite terbentuk karena adanya infeksi saluran kemih. Pada infeksi ini akan berkembang bakteri yang dapat memicu tumbuhnya kristal batu. Batu struvite dapat berkembang dengan cepat dan menjadi cukup besar.

  1. Batu uric acid

Batu ini terbentuk karena kekurangan air pada tubuh dan banyaknya konsumsi makanan yang mengandung protein tinggi, serta yang memiliki encok. Faktor genetik tertentu dan kelainan pada jaringan penghasil darah juga dapat membuat Anda cenderung mengalami batu uric acid atau kadar asam urat dalam darah lebih tinggi dari normal untuk waktu yang lama.

  1. Batu cystine

Dari beberapa kasus batu ginjal, jenis batu ginjal crystine ini tergolong paling sedikit. Batu ini terbentuk disebabkan oleh faktor keturunan yang memproduksi asam amino dalam jumlah tinggi. Pada mereka yang memiliki kelainan secara turun temurun yang menyebabkan ginjal menghasilkan asam amino (cystinuria) tertentu dalam jumlah banyak.

Selain 4 jenis batu ginjal tersebut di atas, ada juga jenis – jenis batu ginjal lainnya, yang tidak dikenal dengan baik dan kejadiannya sangat langka. Mengetahui jenis batu ginjal yang dialami seorang penderita dapat membantu mencari faktor penyebab terbentuknya batu ginjal dan menentukan solusi perawatan dan pencegahan agar tidak terulang lagi di kemudian hari.

Jenis Batu Ginjal

Posted in Uncategorized | Leave a comment